Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian, Ciri dan Contoh Paragraf Klasifikasi

Halo teman-teman, berjumpa lagi dengan kami Sariksa.com yang kali ini akan menyampaikan sebuah materi tentang paragraf klasifikasi.

Lantas, apa sih paragraf klasifikasi itu? Apa saja pengertian, ciri-ciri dan contoh dari Paragraf Klasifikasi itu? Oke, langsung saja simak penjelasan sebagai berikut ini.

Pengertian Paragraf Klasifikasi

Paragraf klasifikasi merupakan sebuah paragraf yang topik utamanya dikembangkan dengan mengelompokannya ke dalam beberapa kelompok yang berdasarkan sifat atau ciri-ciri tertentu.

Paragraf klasifikasi merupakan salah satu pengembangan paragraf eksposisi sehingga paragraf ini bertujuan untuk memberikan informasi yang sangat jelas kepada para pembacanya.

Ciri-ciri Paragraf Klasifikasi

Inilah ciri-ciri paragraf klasifikasi yang diantaranya yakni:
  1. Paragraf ini menggunakan ungkapan-ungkapan “digolongkan”, “dibagi”, “diklasifikasikan” dan lain-lain.
  2. Memiliki gaya penulisan yang bersifat informatif.
  3. Paragraf ini membagi / mengklasifikasikan / mengelompokan suatu hal ke dalam dua atau lebih kelompok dengan berdasarkan acuan tertentu.

Contoh-contoh Paragraf Klasifikasi

Contoh 1

Tumbuh-tumbuhan bisa diklasifikasikan ke dalam dua jenis kelompok jika didasarkan pada jenis bijiannya. Penggolongan tersebut ialah tumbuhan dikotil dan monokotil. Tumbuhan dikotil ialah jenis tanaman yang pada bijinya mempunyai dua buah keping biji. Ciri-ciri pada tanaman monokotil ialah mempunyai akar tunggang dan pada daunya mempunyai variasi dalam urusan ukuran serta cabang ruasnya. Tumbuh-tumbuhan yang tergolong ke dalam jenis ini diantarnya merupakan tanaman jeruk, jati, mangga, beringin dan masih tidak sedikit lagi.

Sedangkan tanaman monokotil merupakan jenis tanaman yang mempunyai satu keping pada format bijinya. Pada tanaman monokotil ada ciri-ciri eksklusif yang bisa diidentifikasikan dengan menyaksikan akar pada tumbuhan itu yang berbentuk serabut dan menyebar ke segala arah, pada daunnya memiliki format panjang, dan pada batangnya mempunyai cabang dan beruas. Tumbuhan jenis ini diantaranya merupakan tanaman tebu, rumput, pisang, dan masih tidak sedikit lagi.

Penjelasan Contoh 1 :

Pada paragraf di atas adalahjenis paragraf eksposisi klasifikasi yang diperlihatkan pada penjabaran terhadap sebuah hal ke dalam kelompok-kelompok tertentu. Pada paragraf mengklasifikasikan tanaman ke dalam sejumlah jenis yang didasarkan pada jumlah keping pada bijinya. Paragraf klasifikasi pun diidentifikasikan dengan pemakaian kata “klasifikasi” dan “golongan.”

Contoh 2

Tanpa kita sadari ada tiga jenis teman yang ada disekitar kita, kelompok yang pertama ialah teman dikala senang. Teman-teman yang ada dikala senang ini merupakan teman yang paling mudah untuk dicari. Mereka sangat banyak jumlahnya di luar sana. Biasanya teman-teman macam ini akan selalu berada di sekitar kita jika kita sedang berada dalam keadaan senang dan gembira, tetapi ketika kita sedang tertimpa musibah, mereka biasanya menghilang entah kemana.

Kelompok teman yang selanjutnya ialah teman dekat, teman dekat atau lebih dikenal dengan sahabat ialah teman yang benar-benar dekat dengan kita. Mereka selalu menghabiskan waktu bersama kita sehingga kita tahu segala sesuatu tentang mereka. Teman dekat akan selalu berada di samping kita dalam keadaan apapun, entah itu sedih ataupun bahagia. Namun mencari teman dekat sangatlah sulit, perlu adanya suatu proses untuk menemukannya. Oleh kerena itu, memiliki satu teman dekat saja sudah cukup membahagiakan.

Kelompok teman yang terakhir ialah teman biasa, kelompok teman ini merupakan teman-teman yang hanya sebatas kenal dengan kita. Mereka tahu siapa kita dan kita tahu siapa mereka, tetapi kita tidak terlalu dekat dengannya. Teman biasa ini diibaratkan seperti dua mata pisau, di satu sisi mereka dapat menjadi saingan, tetapi di sisi lain mereka dapat menjadi sebuah tolak ukur atau motivator bagi kita. Teman biasa inilah yang lama kelamaan akan menjadi teman dekat atau teman dikala senang, bahkan bisa jadi musuh (lawan) jika di suatu hari ada permasalahan. Maka dari itu berhati-hatilah kawan.

Contoh 3

Dalam kehidupan sehari-hari insan bekerja dan berjuang dalam rangka memenuhi keperluan hidupnya. Kebutuhan hidup insan pada dasarnya bisa diklasifikasikan ke dalam tiga jenis diantaranya ialah kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. Kebutuhan primer ialah kebutuhan utama insan yang sifatnya mendesak, cakupannya meliputi keperluan akan sandang (pakaian), pangan (makanan), dan papan (tempat tinggal).

Kebutuhan selanjutnya ialah tersier yang mempunyai sifat tambahan meliputi keperluan bersekolah, mempunyai kendaraan, hiburan, bermain, dan beda sebagainya. Kebutuhan selanjutnya ialah tersier yang mempunyai sifat mewah mencakup rumah besar, kendaraan maha, emas, perak, dan beda sebagainya.