Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jangan Takut Bermimpi dan Bercita-cita! Yakin Pasti Bisa

Dalam bahtera kehidupan yang luas ini, berjalan dalam rimba yang penuh misteri, tentunya harus dibarengi dengan mimpi dan cita-cita. Impian atau cita-cita itu sendiri menjadi arah, acuan, kompas, jarum jam, dan tujuan yang akan kita gapai.

Seseorang yang berani bermimpi, mempunyai mimpi dan mewujudkan mimpi tersebut, itu adalah hal yang baik sekali. Karena, orang tersebut sudah mempunyai arah kemana dia akan berlari dan tujuan kemana dia akan melangkah.

Orang yang punya mimpi dan cita-cita, setidaknya dia sudah meminimalisir atau memperkecil peluang tersesat dijalan, terombang-ambing, dan ketidakjelasan. Orang yang punya mimpi dia sudah menabung arah kemana dia akan menjalani kehidupan. Orang yang punya mimpi berarti orang yang punya prinsip dan tidak mudah digoyahkan orang lain.

Beda lagi, dengan orang yang hanya sekedar hidup, tidak punya mimpi, tidak punya cita-cita, mereka hidupnya akan mudah sekali terombang-ambing (besar kemungkinan). Karena, mereka tidak punya tujuan, arah, maupun kemana harus melangkah. Biasanya, orang yang tidak punya mimpi atau tidak memegang kuat impiannya untuk diwujudkan, biasanya akan mudah berhenti dipersimpangan impian orang lain (dalam artian ikut-ikutan). Nantinya, besar kemungkinan akan meniru jati diri orang lain. Ini begitu kurang baik.

Karena, sejatinya setiap manusia itu mempunyai kelebihan, kekurangan, keterampilan, dan kemampuan yang berbeda-beda. Jika, terombang-ambing, maka berpeluang mengikuti jati diri orang lain, bukan jati dirinya. Tentunya ini akan bersebrangan atau bertolak belakang dengan jati dirinya sendiri. 

Ibaratnya gini, kita punya laptop dari pabrikan sana spesifikasinya itu hanya 2 GB RAM. Sedangkan, kita tambah kapasitasnya menjadi 10 GB RAM. Nah, apakah itu tidak akan membuat laptop kamu keberatan? timpang tindih dengan processor, ROM dan sebagainya? Yupss, tentunya karena yang ditambah itu hanya RAM dan tidak disesuaikan dengan processor, ROM, kartu grafis dan sebagainya, justru itu akan membuat kinerja laptop menjadi lebih hard, timpang tindih, bahkan bisa membuat laptop kamu menjadi lemot dan lainnya. Jadi, harus sama karena dari pabrikan 2 GB RAM, maka itu udah setara/sesuai dengan processor, ROM dan sebagainya yang diterapkan.

Apabila mau ditambah / di-upgrade dari RAM 2 GB ke 8 GB contohnya, maka sama processor, ROM dan sebagainya juga harus di-upgrade. Jadi, adanya kesinambungan dalam sistem tersebut.

Begitu pula dalam kehidupan kita, apabila kita memasukkan jati diri orang lain dan mengabaikan jati diri kita (hanya ikut-ikutan alias terombang-ambing), maka nantinya tidak akan sesuai spesifikasi hidup kita baik itu kelebihan, kekurangan, keterampilan dan sebagainya.

Oleh karena itu, jadilah jati diri sendiri. Jadi jati diri sendiri itu tidak akan merugikan orang lain, justru akan saling menguntungkan.

Salah satu tips supaya sesuai jati diri kita sendiri, makanya jangan takut bermimpi alias bercita-cita. Bermimpilah, bercita-citalah. Lalu, wujudkan dan berproseslah. Kenapa demikian? supaya hidup kita tidak terombang-ambing kesana-kemari bolak-balik yang tidak jelas.

Semangat! Teruslah wujudkan mimpimu, berproses sebagai akses menuju sukses.