Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jenis-jenis Skala Suhu dan Rumus Konversi Skala Suhu

Suhu merupakan derajat panas atau dingin suatu benda. Ataupun ukuran yang menyatakan energi panas yang tersimpan dalam suatu benda. Benda yang bersuhu tinggi berarti memiliki energi panas yang tinggi, begitu pula sebaliknya.

Biasanya suhu dinyatakan dalam satuan ℃, ℉, °R dan K. Alat yang digunakan untuk mengukur suhu dinamakan Termometer. Karena, termometer mempunyai keakuratan yang tepat dalam mengukur suhu, dibanding menggunakan tangan manusia.

Secara umum, suhu terdiri dari 4 skala pengukuran suhu. Di negara kita, yang paling umum digunakan adalah skala Celcius dengan satuan ℃ (derajat Celcius). Nah, untuk itu inilah 4 skala pengukuran suhu, yakni sebagai berikut.

1. Skala Celcius
Skala Celcius ditemukan oleh ilmuwan asal Swedia bernama Andres Celcius pada tahun 1742. Skala Celcius ini dilambangkan dengan °C. 

Skala Celcius ini memiliki beberapa ketentuan yakni:
  • nilai titik tetap bawahnya (titik beku) adalah 0°C
  • nilai titik tetap atasnya (titik didih air) adalah 100°C
  • jumlah skalanya adalah 100.
2. Skala Kelvin
Skala Kelvin ditemukan oleh ilmuwan asal Inggris bernama Lord William Kelvin pada tahun 1848. Skala Kelvin ini dilambangkan dengan huruf K. Pada awalnya memakai °K, namun pada tahun 1967 Konferensi Umum tentang Berat dan Ukuran (CGPM) ke-13, “derajat“ dibuang, menjadi huruf K saja.

Skala Kelvin memiliki beberapa ketentuan, yakni:
  • nilai titik tetap bawahnya (titik beku) adalah 273 K
  • nilai titik tetap atasnya (titik didih) adalah 373 K
  • jumlah skalanya adalah 100
3. Skala Reamur
Skala Reamur ditemukan oleh ilmuwan asal Perancis bernama RenĂ© Antoine Ferchault de RĂ©aumur pada tahun 1731. Skala Reamur ini dilambangkan dengan °R.

Skala Reamur ini memiliki beberapa ketentuan, yakni:
  • nilai titik tetap bawahnya (titik beku) adalah 0°R
  • nilai titik tetap atasnya (titik didih) adalah 80°R
  • jumlah skalanya adalah 80
4. Skala Fahrenheit
Skala Fahrenheit ditemukan oleh ilmuwan asal Jerman bernama Daniel Gabriel Fahrenheit pada tahun 1706. Skala Fahrenheit ini dilambangkan dengan °F. 

Skala Fahrenheit ini memiliki beberapa ketentuan, yakni:
  • nilai titik tetap bawahnya (titik beku) adalah 32°F
  • nilai titik tetap atasnya (titik didih) adalah 212°F
  • jumlah skalanya adalah 180
Perbandingan 4 Skala Suhu dalam Termometer seperti pada gambar berikut ini.

RUMUS KONVERSI SKALA SUHU
Selain itu, konversi suhu dari suatu skala ke skala yang lainnya (contohnya konversi dari Celcius ke skala Kelvin, dan sebagainya) bisa menggunakan rumus pada tabel berikut ini.

Nah, itulah jenis-jenis skala suhu dan rumus konversi skala suhu. Terimakasih, semoga bermanfaat.
Heri MS
Heri MS Blogger Influencer dari Kuningan yang suka dengan dunia IT, Data Technology, website dan senang bereksplorasi tentang Ipteks. Semoga artikel saya ini bisa antik, otentik, asyik, unik dan menarik.

Posting Komentar untuk "Jenis-jenis Skala Suhu dan Rumus Konversi Skala Suhu"