Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Norma : Pengertian Norma, Menurut Para Ahli, Tujuan, Ciri, Macam, Tujuan, Perbedaan Norma Hukum dan Sosial

Kita sering mendengar kata norma dalam kehidupan sehari-hari, baik itu norma agama, norma kesusilaan, norma hukum, norma kesopanan dan sebagainya.

Nah, untuk itu kita akan membahas tentang Pengertian Norma, Menurut Para Ahli, Ciri, Macam, Tujuan, Perbedaan Norma Hukum dan Sosial yakni sebagai berikut.

Pengertian Norma

Norma ialah suatu pedoman perilaku untuk menjalankan kehidupan bersama-sama dalam sebuah kelompok masyarakat. Norma bisa juga diartikan sebagai sebuah petunjuk aturan patokan perilaku yang dibenarkan dan yang pantas dilakukan saat menjalani suatu interaksi sosial dalam kelompok masyarakat tertentu. Perbedaan yang mendasar mengenai nilai dengan norma sosial ialah jika norma sosial terdapat sanksi sosial (penghargaan ataupun hukuman) untuk orang yang mematuhi atau yang melanggar norma.

12 Pengertian Norma Menurut Para Ahli

1. John J. Macionis

Menurut John J. Macionis menyatakan bahwa Norma ialah sebuah aturan-aturan dan harapan-harapan masyarakat yang memandu sebuah perilaku anggota-anggotanya.

2. E. Ultrecht

Menurut E. Ultrecht menyatakan bahwa Norma ialah segala himpunan sebuah petunjuk hidup yang mengatur berbagai suatu tata tertib dalam suatu masyarakat atau bangsa yang mana peraturan itu diwajibkan untuk ditaati oleh setiap masyarakat, jika ada yang melanggar maka akan ada tindakan dari pemerintah.

3. Robert Mz. Lawang

Menurut Robert Mz. Lawang Norma ialah suatu gambaran yang mengenai apa yang diinginkan baik dan pantas sehingga menjadi sejumlah anggapan yang baik dan perlu dihargai seharusnya.

4. A. Ridwan Halim

Menurut A. Ridwan Halim menyatakan bahwa Norma ialah segala peraturan baik tertulis ataupun tidak yang pada intinya merupakan suatu peraturan yang berlaku untuk sebagai acuan atau pedoman yang harus dipatuhi oleh setiap individu dalam masyarakat.

5. Bagja Waluya

Menurut Bagja Waluya menyatakan bahwa Norma ialah suatu wujud konkret dari nilai yang merupakan pedoman, yakni yang berisikan suatu keharusan bagi individu atau masyarakat dalam berperilaku.

6. Robert P. Lamm

Menurut Robert P. Lamm menyatakan bahwa Norma ialah suatu standar dari sebuah perilaku lurus yang dipelihara oleh setiap masyarakat.

7. Hans Kelsen

Menurut Hans Kelsen menyatakan bahwa Norma ialah suatu perintah yang tidak personal dan anonim.

8. Achmad D. Marimba

Menurut Achmad D. Marimba menyatakan bahwa Norma ialah yang berlaku secara alamiah dalam suatu masyarakat, bisa berubah menurut kesepakatan dan persetujuan dari suatu masyarakat pada dimensi ruang dan waktu tertentu.

9. Craig Calhoun

Menurut Craig Calhoun menyatakan bahwa Norma ialah suatu aturan ataupun pedoman yang menyatakan yang mengenai bagaimana seseorang seharusnya bertindak di dalam suatu situasi yang tertentu.

10. Soerjono Soekanto

Menurut Soerjono Soekanto menyatakan bahwa Norma ialah suatu perangkat agar hubungan antar masyarakat bisa terjalin dengan baik.

11. Richard T. Schaefer & Robert P. Lamm

Menurut mereka berdua menyatakan bahwa Norma ialah suatu standar perilaku yang mapan yang dipelihara oleh sebuah masyarakat.

12. Ariefa Efianingrum

Menurut Ariefa Efianingrum menyatakan bahwa Norma ialah suatu aturan atau patokan (baik tertulis atau tidak tertulis) yang mempunyai fungsi sebagai pedoman bertindak atau juga sebagai tolok ukur benar atau salahnya suatu perbuatan.

Ciri-ciri Norma

  1. Pada umumnya norma tidak tertulis (kecuali norma hukum)
  2. Dalam membuat norma karna hasil kesepakatan bersama
  3. Norma yang sudah dibuat Ditaati bersama
  4. Bagi yang melanggar norma akan diberi sanksi
  5. Mengalami perubahan

Tujuan Norma

  1. Sebagai Suatu Pedoman Atau Aturan Hidup Untuk Seluruh Masyarakat Di Wilayah Tertentu.
  2. Dapat Memberikan Keteraturan Dam Stabilitas Dalam Kehidupan Bermasyarakat.
  3. Dapat Menciptakan Suasana Yang Tertib.
  4. Fungsi Norma Yang Merupakan Wujud Konkret Terhadap Berbagai Nilai Di Masyarakat.
  5. Mengikat Seluruh Warga Masyarakat, Hal Ini Karena Fungsi Norma Disertai Dengan Adanya Sanksi Bagi Yang Melanggar.
  6. Merupakan Skala Atau Standar Dari Seluruh Kategori Tingkah Laku Masyarakat.
  7. Memberikan Batasan Yaitu Berupa Larangan Atau Perintah Dalam Berperilaku Dan Bertindak.
  8. Memaksa Individu Dalam Menyesuaikan Dan Beradaptasi Dengan Norma-Norma Yang Berlaku Yang Ada Dalam Masyarakat Serta Menyerap Nilai-Nilai Yang Diharapkan.

Macam-macam Norma

1. Norma Agama

Norma agama ialah suatu peraturan sosial sifatnya mutlak dikarenakan berasal dari Tuhan. Norma agama ini berasal dari ajaran agama dan berasal dari kepercayaan-kepercayaan yang lainnya.

Contoh-Contoh Norma Agama
  • Melaksanakan perintah perintah Tuhan
  • Menjauhi larangan-larangan agama
  • Berbuat baik kepada sesama

2. Norma Kesusilaan

Norma kesusilaan ialah suatu peraturan sosial asalnya dari hati nurani yang akan menghasilkan akhlak. Dari adanya norma kesusilaan, seseorang bisa membedakan baik dan buruk. Pelanggaran dari norma kesusilaan berdampak atau berakibat dari sanksi yang sifatnya akan dikucilkan secara fisik mapun secara batin.

Contoh-Contoh Norma Kesusilaan
  • Tidak melakukan perzinaan
  • Tidak melakukan korupsi
  • Selalu menghormati orang lain terutama orang tua
  • Mempunyai sikap jujur dan adil dalam masyarakat
  • Tidak menfitnah orang lain
  • Selalu menolong orang lain

3. Norma Kesopanan

Norma kesopanan merupakan suatu peraturan sosial yang mengarah pada suatu tingkah laku wajar dalam kehidupan bermasyarakat. Yang melanggar norma ini akan mendapatkan celaan, kritik, dan pengucilan.

Contoh-Contoh Norma Kesopanan
  • Tidak meludah disembarang tempat
  • Pada saat memberi atau menerima makanan harus dengan tangan kanan
  • Saat makan jangan sambil berbicara
  • Dalam bersikap dan bersifat rukun dengan siapa saja

4. Norma Kebiasaan

Norma kebiasaan ialah sekumpulan sebuah peraturan sosial yang dibentuk secara sadar atau tidak yang berisi mengenai seuah petunjuk akan perilaku secara terus-menerus yang sehingga menjadi kebiasaan individu. Yang melanggar norma ini akan mendapatkan hukuman berupa sanksi celaan, kritik dan pengucilan.

Contoh-Contoh Norma Kebiasaan
  • Pada saat berlibur hendaknya membawa oleh oleh
  • Selalu mencuci tangan sebelum makan
  • Selalu membaca doa sebelum melakukan sesuatu
  • Selalu menggosok gigi setelah makan
  • Selalu mandi dengan teratur

5. Norma Hukum

Norma hukum ialah suatu aturan sosial yang dibuat oleh suatu lembaga-lembaga tertentu, seperti pemerintah yang sifatnya tegas, memaksa untuk berperilaku sesuai dengan aturan tersebut. Pelanggaran norma hukum ini akan mendapatkan sanksi yag berupa denda atau hukuman fisik.

Contoh-Contoh Norma Hukum
  • Kewajiban harus membayar pajak
  • Menanti dalam berlalu lintas
  • Menyeberang jalan dengan melaui jembatan penyeberangan
  • Dilarang mengganggu ketertiban umum
  • Tidak melakukan kejahatan
Semua norma-norma yang ada harus ditaati dan dilaksanakan agar dilingkungan masyarakat menjadi tertib dan aman.

Perbedaan Norma Hukum dan Norma Sosial

Berikut ini merupakan Perbedaan Antara Norma Hukum dan Norma Sosial.

Norma Hukum :
1) Aturannya pasti (tertulis)
2) Mengikat semua orang tidak tertulis
3) Memiliki alat penegak hokum
4) Dibuat oleh penegak hukum
5) Bersifat memaksa
6) Bagi yang melanggar berat sanksinya

Norma Sosial
1) Kadang aturannya tidak pasti dan
2) Ada/tidaknya alat penegak tidak pasti
3) Dibuat oleh masyarakat
4) Bersifat tidak terlalu memaksa
5) Sanksinya ringan

Norma- norma tersebut diatas memiliki hubungan yang sangat erat antara satu dengan yang lainnya, saling mengisi. Kehidupan manusia dalam bermasyarakat, selain diatur oleh hukum, juga diatur oleh norma- norma agama, kesusilaan, kesopanan, serta kaidah- kaidah lainnya. Kaidah- kaidah itu mengikat (dipatuhi oleh anggota masyarakat dimana kaidah itu berlaku), saling mengisi (mengatur kehidupan manusia dalam masyarakat), dan saling memperkuat.
Heri MS
Heri MS Blogger Influencer dari Kuningan yang suka dengan dunia IT, Data Technology, website dan senang bereksplorasi tentang Ipteks. Semoga artikel saya ini bisa antik, otentik, asyik, unik dan menarik.

Posting Komentar untuk "Norma : Pengertian Norma, Menurut Para Ahli, Tujuan, Ciri, Macam, Tujuan, Perbedaan Norma Hukum dan Sosial"