Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Localhost : Pengertian, Fungsi, Kelebihan dan Manfaat

Bagi anda yang suka mengotak-atik tampilan website, koding, kode pemrograman aplikasi, content management system, template dan sebagainya pasti sudah tidak aneh lagi dengan kata localhost.

Nah, kali ini kita akan membahas tentang apa itu localhost? yuk simak pembahasan localhost sebagai berikut ini.

Pengertian Localhost

Secara terminologi, istilah localhost merupakan frasa yang terdiri dari kata local dan host. Local yang berarti lokal sedangkan host berkaitan dengan kegiatan hosting. Definisi dari localhost itu sendiri adalah nama default yang digunakan untuk menjadikan komputer Anda sebagai server lokal.

Selain itu, Localhost merupakan nama default yang menjelaskan alamat komputer lokal yang juga dikenal sebagai alamat loopback. Sebagai contoh, anda mengetik ping localhost akan melakukan ping ke alamat IP lokal yaitu 127.0.0.1 yakni alamat loopback. Ketika menyiapkan server web atau perangkat lunak di server web, 127.0.0.1 digunakan untuk mengarahkan perangkat lunak ke mesin lokal. Dalam jaringan komputer, localhost memfokuskan pada komputer ini atau bahkan lebih tepatnya komputer yang Anda gunakan.

Fungsi Localhost

  1. Umumnya localhost digunakan untuk membuat komputer Anda sebagai server lokal. Hal ini dilakukan agar bisa mengakses database dengan phpmyadmin. Selain itu, Anda bisa leluasa menjalankan web dengan bahasa pemrograman, seperti CSS, HTML, PHP atau Javascript.
  2. Localhost juga memungkinkan Anda untuk mengakses WordPress bahkan saat offline sekalipun tanpa terhubung dengan jaringan internet.
  3. Dengan localhost, jalur data yang dilalui pun akan sangat cepat. Oleh karena itu, Anda bisa melakukan perubahan script dan menyimpannya kembali di server lokal Anda.
  4. Melakukan percobaan atau pengujian terhadap bahasa pemrograman, seperti CSS, HTML, PHP atau Javascript yang ada buat atau modifikasi sebelum anda hosting ke internet. Jadi, cocok untuk uji coba terlebih dahulu, bagaimana tampilan ataupun hasil dari pengodingan tersebut.

Kelebihan Localhost

  1. Dapat bereksperimen dengan situs web Anda sebanyak yang Anda inginkan tanpa biaya Lebih sedikit kemungkinan kehilangan data Anda dapat memiliki cadangan pribadi Anda
  2. Dapat bekerja secara offline dan Anda bebas dari biaya internet
  3. Anda tidak diblokir oleh firewall apapun
  4. Membantu perkembangan kerja Anda lebih cepat, jadi Anda tidak perlu mengungkapkan pekerjaan Anda yang setengah selesai atau sedang menjalani pengembangan ke dunia luar

Jenis-jenis Localhost

1. AMPPS

Web server ini dapat berjalan di Windows, Linux atau pun Mac OS X. Selain memiliki fitur Softaculous auto installer dengan menggunakan AMPPS, Anda dapat memasang berbagai aplikasi web. Tetapi untuk menggunakan fitur auto installer ini, Anda harus memiliki koneksi internet. Untuk mengunduh AMPPS bisa dilakukan melalui situs resminya.

2. XAMPP

XAMPP merupakan salah satu penyedia localhost sejuta umat atau paling populer. XAMPP merupakan salah satu web server populer yang banyak digunakan oleh para web developer. Web server ini gratis digunakan serta bersifat open. Sesuai dengan namanya, XAMPP ini dapat digunakan diberbagai sistem operasi manapun, baik itu Windows, Linux, atau pun Mac OS X.

3. Wamp Server

WampServer merupakan paket Instalasi all-in-one yang terdiri dari Windows, Apache, MySQL, dan PHP yang sudah saling terintegrasi. WampServer tersedia dua versi untuk System Operasi MS Windows yaitu versi 32bit dan 64bit . WampServer gratis untuk di download (di bawah lisensi GPML).

4. EasyPHP

EasyPHP merupakan program paket Apache, MySQL, PHP seperti XAMPP atau WAMPServer. Namun EasyPHP adalah aplikasi Web Server portable, yang dimana bisa digunakan di media portable (Flashdisk, External HDD, dan lainnya ).

5. MAMP

MAMP yang merupakan singkatan dari Macintosh, Apache, MySQL, dan PHP. Pada dasarnya, ini adalah perangkat lunak ringan yang tersedia untuk macOS dan Windows.

Perangkat lunak ini gratis, tetapi ada juga versi premium yang tersedia multi-PHP, kemampuan untuk mengatur sejumlah server virtual, dan opsi untuk menginstal WordPress secara otomatis.

Manfaat Localhost

  1. Menguji coba website secara offline.
  2. Melakukan cek koneksi internet. Salah satu fungsi dan manfaat umum localhost yang acap kali digunakan adalah melakukan cek koneksi internet apakah terhubung dengan jaringan atau tidak.
  3. Dapat menjadi server offline. Menjadi server online adalah fungsi utama dari localhost yaitu menjadi offline server yang memudahkan Anda dalam mengakses website.
Heri MS
Heri MS Blogger Influencer dari Kuningan yang suka dengan dunia IT, Data Technology, website dan senang bereksplorasi tentang Ipteks. Semoga artikel saya ini bisa antik, otentik, asyik, unik dan menarik.

Posting Komentar untuk "Localhost : Pengertian, Fungsi, Kelebihan dan Manfaat"