Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Lama Durasi Propagasi Add-on Domain

Add-on domain adalah suatu cara alternatif memanfaatkan satu hosting untuk dipakai 2 domain lebih. Apalagi, kalau paket hosting tersebut unlimited. Tentunya, lebar sekali jikalau hanya dipakai untuk satu domain. 

Itu pun, jikalau kita punya suatu usaha yang memerlukan banyak domain seperti contonhnya usaha1.com, usaha2.com dan sebagainya. Tentunya, daripada kita beli paket hosting lagi, lebih baik kita manfaatkan dalam 1 hosting untuk 2 domain. 

Add-on domain ini menambahkan domain baru ke CPanel domain utama (domain lama), sehingga mau bagaimanapun domain baru tersebut mempunyai ketergantungan sistem terhadap domain utama. Seperti dari file manager, subdomain, redirect dan sebagainya.

Walaupun demikian, domain baru yang di add-on, mempunyai hak akses sendiri, tetapi masih dalam satu sistem paket hosting yang sama dengan domain utama. Contohnya, ketika kita menambahkan domainbaru.com ke CPanel domainutama.com, maka mau tidak mau akan ada subdomain baru juga dari domain utama (domainbaru.domainutama.com), dimana subdomain tersebut tidak boleh dihapus. Jikalau dihapus, maka domainbaru.com yang di add-on domain tidak bisa digunakana.

Hal itu, dikarenakan domainbaru.com menumpang ke domainutama.com, sehingga mau tidak mau domain baru tersebut harus ikut sistem domain utama tersebut. Beda lagi, jikalau kita beli paket hosting sendiri untuk domain baru tersebut, tanpa numpang ke domain yang lain. Domain baru tersebut mempunyai hak kontrol penuh terhadap akun CPanel domain baru tersebut.

Dalam proses add-on domain, biasanya memerlukan waktu propagasi (waktu set up) ke sistem lama atau yang sedang berlangsung seperti ke CPanel itu sendiri, ke paket hosting, ke server dan sebagainya. Lama durasi propagasi add-on domain itu biasanya sekitar 5 - 48 jam atau 1 - 2 hari. Tergantung dari beberapa faktor.

Faktor-faktor tersebut meliputi, yakni sebagai berikut.
  1. Kualitas jaringan internet ketika set up (melakukan) add-on domain
  2. Kualitas layanan paket hosting, termasuk kapasitas penyimpanan yang meliputi database, MySQL, FTP, Bandwidth, I/O, email, jumlah maksimal subdomain, jumlah maksimal add-on domain dan sebagainya.
  3. Cara dan tahapan-tahapan ketika melakukan add-on domain (termasuk setting).
  4. Nameserver domain, karena jikalau salah maka tidak akan terkoneksi dari domain ke paket hosting dan CPanel tersebut.
  5. Redirects domain.
  6. Unlock / lock domain
Itulah beberapa faktor yang mempengaruhi proses add-on domain. Perlu diperhatikan. Sehingga, dampaknya terhadap sebarapa lama durasi propagasi itu berlangsung hingga selesai.

Jika waktu propagasi sudah selesai dan sukses, maka add-on domain pun sukses dan domain baru bisa mulai digunakan. Itupun, kalau kita koneksikan dengan site builder seperti Blogger, Wordpress, Tumblr, Medium, Drupal dan sebagainya. Apalagi kalau mau masuk pencarian Google, harus ditambahkan ke Google Webmaster atau Google Search Console.
Heri MS
Heri MS Blogger Influencer dari Kuningan yang suka dengan dunia IT, Data Technology, website dan senang bereksplorasi tentang Ipteks. Semoga artikel saya ini bisa antik, otentik, asyik, unik dan menarik.

Posting Komentar untuk "Lama Durasi Propagasi Add-on Domain"