Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

RAM : Pengertian, Fungsi, Jenis dan Cara Kerja

Perkembangan teknologi informasi semakin pesat, termasuk pula perkembangan perangkat keras dan lunak (hardware & software) komputer dan smartphone. Salah satu perangkat keras yang menjadi salah satu pertimbangan dalam membeli smartphone dan komputer adalah RAM.

Nah, apa sih RAM itu? Apa saja fungsi, jenis-jenis dan cara kerja RAM itu? Yuk kita simak penjelasan tentang RAM sebagai berikut.

Pengertian RAM

RAM atau Random Access Memory ini pada dasarnya adalah penyimpanan berkecepatan tinggi dan super cepat yang digunakan komputer Anda dan aplikasinya untuk menyimpan dan mengakses data sementara. Ini dapat dianggap seperti memori jangka pendek komputer. Ini bekerja dengan menyimpan data umum yang digunakan program secara konstan, daripada menyimpan data pada media yang jauh lebih lambat seperti Solid State Hard Drive (atau SSD). RAM tidak secara otomatis menyimpan data di setiap chip. Ini memiliki apa yang disebut memori volatile, atau memori yang terhapus ketika daya tidak lagi mengalir melaluinya. Namun, program seperti Google Chrome, Adobe Photoshop, dan bahkan Windows menggunakan RAM dengan memasukkan file intinya saat dijalankan.

Isi RAM ini juga dapat diakses secara acak dan tidak bisa tergantung pengaturan tata dimana letaknya. Data ada di dalam RAM yang dapat hilang ketika komputer dinonaktifkan maupun juga daya listrik ke power supply ini dicabut dari perangkat tertentu. Kapasitas RAM juga mempengaruhi terhadap kecepatan akses komputer, semakin besar kapasitas RAM suatu komputer atau smartphone, maka semakin cepat pula akses komputer tersebut ketika digunakan.

Fungsi RAM

RAM atau Random Access Memory berfungsi sebagai memori kerja untuk program komputer, file dan untuk segala sesuatu yang digunakan oleh pengguna. Setelah program dan data yang dibutuhkan ada di RAM, program akan bekerja lebih cepat. Tanpa RAM, program dan file harus selalu dibaca dari drive penyimpanan, ini akan membuat penggunaan komputer menjadi sangat lambat. RAM adalah memori yang mudah menguap yang berarti dikosongkan setiap kali komputer dihidupkan ulang.

1. Membaca File atau Data

Ini adalah salah satu pekerjaan utama yang dilakukan RAM. Hard drive di sistem Anda menyimpan sejumlah besar file dan menyebabkan penundaan fungsi. Menjadi pekerjaan yang merepotkan untuk mengambil file apa pun dari hard drive karena file yang disimpan di hard drive tetap tersebar dan ke lokasi yang berbeda. Untuk mengakses file ini, drive harus menggerakkan lengan baca / tulis mekanisnya maju mundur dan perlu menunggu sampai piringan yang berputar berputar ke posisi yang benar. Terlepas dari kenyataan, drive berputar dengan kecepatan lebih tinggi (ribuan rotasi per menit), proses ini menyebabkan penundaan yang serius saat membaca file. Untuk mengatasi situasi ini dan untuk mengurangi perlambatan, sistem Anda menyimpan file dalam RAM setelah file pertama kali dibaca dari drive. Selain itu, RAM tidak memiliki bagian yang bergerak dan berjalan dengan kecepatan lebih cepat sehingga memuat informasi dengan cepat selama penggunaan selanjutnya.

Untuk memulihkan beberapa ruang disk yang berharga dan untuk mengurangi beban pada RAM saat mencari file di sistem Anda, Anda dapat menggunakan alat pembersih PC untuk menghapus semua file yang tidak perlu. Ini akan membantu Anda membersihkan dan mengatur data Anda dengan cara yang jauh lebih baik.

2. Penyimpanan Sementara

Ini adalah fungsi lain dari RAM yang memungkinkan penyimpanan sementara data pada RAM saat program atau file sedang digunakan. Selain menyimpan file yang dibaca dari hard drive sistem Anda, RAM juga menyimpan informasi atau data yang digunakan program secara aktif. Data ini termasuk data yang tidak perlu disimpan secara permanen karena bersifat sementara di RAM. Ketika sistem Anda menyimpan data sementara pada RAM untuk menjalankannya sementara itu memungkinkan sistem untuk bekerja dengan cepat dan efisien. Ini meningkatkan kecepatan dan daya tanggap sistem.

Jenis-Jenis RAM

Inilah jenis-jenis RAM, yakni sebagai berikut.

1. SRAM

SRAM singkatan dari Static Random Access Memory yaitu jenis RAM yang membutuhkan aliran daya konstan agar dapat berfungsi. Karena daya berkelanjutan, SRAM tidak perlu 'di-refresh' untuk mengingat data sedang disimpan. Inilah mengapa SRAM disebut 'statis' - tidak ada perubahan atau tindakan (misalnya menyegarkan) yang diperlukan untuk menjaga data tetap utuh. Namun, SRAM adalah memori yang mudah menguap, yang berarti bahwa semua data yang telah disimpan menjadi hilang begitu daya terputus.

Keuntungan menggunakan SRAM adalah konsumsi daya yang lebih rendah dan kecepatan akses yang lebih cepat. Kerugian menggunakan SRAM adalah kapasitas memori yang lebih rendah dan biaya produksi yang lebih tinggi.

2. DRAM

DRAM merupakan kependekan dari Dynamic Random Access Memory yakni sebuah jenis Memori RAM yang memerlukan 'penyegaran' daya secara berkala agar dapat berfungsi. Kapasitor yang menyimpan data dalam DRAM secara bertahap melepaskan energi; tidak ada energi berarti data hilang. Inilah mengapa DRAM disebut 'dinamis' - perubahan atau tindakan konstan (misalnya penyegaran) diperlukan untuk menjaga data tetap utuh. DRAM juga merupakan memori yang mudah menguap, yang berarti bahwa semua data yang disimpan menjadi hilang begitu daya terputus.

Keuntungan menggunakan DRAM adalah biaya produksi yang lebih rendah dan kapasitas memori yang lebih besar. Kerugian menggunakan DRAM adalah kecepatan akses yang lebih lambat dan konsumsi daya yang lebih tinggi. 

3. SDRAM

SDRAM singkatan dari Synchronous Dynamic Random Acces Memory merupakan jenis memori RAM yang memiliki kecepatan yang cukup tinggi hingga 100 – 133 Mhz. SDRAM adalah klasifikasi DRAM yang beroperasi secara sinkron dengan clock CPU, yang berarti ia menunggu sinyal clock sebelum merespons input data (misalnya antarmuka pengguna). Sebaliknya, DRAM bersifat asynchronous, yang artinya DRAM langsung merespon input data. Tetapi keuntungan dari operasi sinkron adalah bahwa CPU dapat memproses instruksi yang tumpang tindih secara paralel, juga dikenal sebagai 'pipelining' —kemampuan untuk menerima (membaca) instruksi baru sebelum instruksi sebelumnya diselesaikan sepenuhnya (tulis).

Meskipun pipelining tidak memengaruhi waktu yang dibutuhkan untuk memproses instruksi, itu memungkinkan lebih banyak instruksi diselesaikan secara bersamaan. Memproses satu instruksi baca dan satu tulis per siklus jam menghasilkan tingkat transfer / kinerja CPU yang lebih tinggi secara keseluruhan. SDRAM mendukung pipelining karena cara memorinya dibagi menjadi beberapa bank terpisah, yang menyebabkan preferensi luasnya atas DRAM dasar.

4. RDRAM

Singkatan dari Rambus Dynamic Random Access Memory ini adalah jenis RAM yang dibuat oleh Rambus (kejutan besar) dan merupakan jenis memori komputer tercepat yang tersedia. SDRAM tipikal dapat mentransfer data dengan kecepatan hingga 133 MHz, sedangkan RDRAM standar dapat meningkatkannya hingga lebih dari 1 GHz. Meskipun beberapa motherboard dapat menggunakan RDRAM sebagai memori sistem, ini sangat cepat, kebanyakan papan tidak dapat memanfaatkan kecepatan sepenuhnya. Karena itu, RDRAM biasanya digunakan untuk memori video pada kartu akselerator grafis, untuk memori cache (terletak di CPU), dan untuk memori sistem di workstation dan server berkinerja tinggi.

5. NVRAM

Non-Volatile Random Access Memory (NVRAM) adalah kategori Random Access Memory (RAM) yang menyimpan data yang disimpan meskipun daya dimatikan. NVRAM menggunakan chip sirkuit terintegrasi 24-pin dual inline package (DIP) kecil, yang membantunya mendapatkan daya yang dibutuhkan untuk berfungsi dari baterai CMOS pada motherboard. NVRAM memonitor beberapa parameter sistem, seperti Ethernet, alamat MAC, nomor seri, tanggal pembuatan, HOSTID, dll. Oleh karena itu, NVRAM adalah jenis memori non-volatile yang menyediakan fasilitas akses acak.

6. EDORAM

Extended Data Out Random Access Memory atau EDORAM ini adalah jenis chip memori akses acak dinamis (DRAM) awal yang dirancang untuk meningkatkan kinerja DRAM mode halaman cepat (FPM DRAM) yang digunakan pada tahun 1990-an. Fitur utamanya adalah menghilangkan waktu tunggu dengan memungkinkan siklus baru dimulai sambil mempertahankan buffer keluaran data dari siklus sebelumnya yang aktif, yang memungkinkan tingkat pipelining (tumpang tindih dalam operasi) yang meningkatkan kinerja.

Cara Kerja RAM

RAM adalah jenis penyimpanan yang menyimpan informasi menggunakan listrik (informasi berupa data atau instruksi kode mesin). Ini acak karena menyimpan data di lokasi terdistribusi di seluruh papan daripada secara berurutan. Bagaimana data sebenarnya disimpan bervariasi tergantung pada jenis RAM. Dalam DRAM, memori disimpan dalam kapasitor dengan kapasitor bermuatan mewakili biner 1 dan kapasitor tak bermuatan mewakili 0. Dalam SRAM, memori disimpan dalam pengaturan gerbang logika yang disebut flip-flop yang arus keluarannya dapat dihidupkan dan dimatikan.

Posting Komentar untuk "RAM : Pengertian, Fungsi, Jenis dan Cara Kerja"