Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Aurora : Pengertian, Fakta, Jenis, Proses, Dampak dan Manfaat

Dalam kehidupan di dunia ini, tentunya pasti banyak hal-hal yang unik dan menarik. Termasuk pula fenomena Aurora yang terjadi di belahan bumi bagian selatan dan utara. Ini fenomena indah yang perlu kita nikmati dan syukuri.

Sebagai fenomena yang unik, tentunya membuat kita penasaran untuk mempelajari secara mendalam. Oleh karena itu, yuk kita simak penjelasan tentang pengertian, fakta, jenis, proses, dampak dan manfaat Aurora sebagai berikut.

Pengertian Aurora

Aurora merupakan sebuah fenomena alam seperti pancaran cahaya (hijau, merah, kuning atau putih) yang menyala terang di langit, biasanya di dekat kutub magnet utara atau selatan bumi. Fenomena tersebut merupakan sebuah interaksi antara partikel bermuatan yang dipancarkan matahari dengan medan magnetik yang ada di planet tersebut. 

Secara spesifiknya, Aurora terjadi ketika partikel berenergi tinggi di sekitar garis medan magnet bumi bertabrakan dengan atom atmosfer. Energi yang masuk mempengaruhi elektron dalam partikel ke tingkat energi yang lebih tinggi, tetapi tidak dapat menahannya di sana. Setelah elektron kembali ke keadaan normalnya, mereka melepaskan foton, yaitu cahaya. Warnanya tergantung pada jenis atom atau molekul yang terkena energi: Oksigen menghasilkan aurora merah dan hijau, sedangkan nitrogen menghasilkan biru.

Fakta tentang Aurora

Inilah beberapa fakta unik tentang aurora, yakni sebagai berikut.
  1. Aurora tidak hanya terjadi di Planet Bumi, tetapi terjadi juga di Planet lain. Para astronom telah menyaksikan aurora di Planet Saturnus, Uranus, Neptunus, dan Jupiter.
  2. Aurora memiliki suhu dingin, menjadikan terlihat di langit yang sangat mirip dengan api, aurora di umpamakan sebagai api dingin.
  3. Aurora bisa bergerak dari utara ke kawasan yang ada di selatan.
  4. Aurora akan semakin indah jika dilihat menggunakan kamera yang canggih.
  5. Partikel yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata kita, disebut plasma, mengalir menjauh dari Matahari dengan kecepatan 1.000.000 mph (1.609.344 km / jam). Aliran partikel ini disebut Angin Surya.
  6. Cahaya aurora dapat memiliki warna yang berbeda, tergantung pada jenis gas yang dicampur plasma dan ketinggian di atas permukaan bumi.
  7. Aurora cenderung menghilang pada ketinggian 120 hingga 200 mil (200 hingga 300 km) di atas permukaan bumi.
  8. Aurora terlihat seperti pita cahaya yang bergerak karena partikel-partikel plasma bergerak sebagai respons terhadap medan magnet bumi. Tempat terbaik untuk melihat Aurora borealis adalah Alaska, AS pada bulan-bulan musim dingin yang selalu gelap (24 jam). Di Eropa, salah satu tempat terbaik untuk melihat Aurora borealis adalah Tromso, Norwegia, dan kota Murmansk di Semenanjung Kola Rusia.
  9. Tempat terbaik untuk melihat Aurora australis adalah di Antartika pada bulan-bulan musim dingin. Jika Aurora australis kuat, maka itu dapat dilihat di Tasmania, Australia dan Pulau Stewart di lepas pantai selatan Selandia Baru.
  10. Saat badai matahari terjadi di permukaan Matahari, aurora sangat kuat dan meluas jauh dari kutub bumi.

Jenis-jenis Aurora

Inilah jenis-jenis aurora yang terjadi di Planet Bumi, yakni sebagai berikut.

1. Aurora Borealis

Aurora Borealis di Kutub Utara
Aurora Borealis merupakan aurora yang terjadi di bumi bagian utara dekat kutub utara. Aurora Borealis juga sering disebut sebagai cahaya utara (northern ligths). Aurora Borealis biasa terjadi diantara bulan September dan Oktober, Maret dan bulan April. Aurora Borealis dapat dilihat di daerah Arktik sekitar wilayah utara Kanada, Alaska, Rusia dan juga Skandinavia.

2. Aurora Australis

Aurora Australis di Tasmania, Australia
Aurora Australis merupakan aurora yang terjadi di bumi bagian selatan dekat kutub selatan (antartika). Aurora Australis juga sering disebut sebagai cahaya selatan (southern lights). Seperti namanya, aurora ini umumnya terjadi di belahan bumi bagian selatan seperti Australia. Terkadang, aurora australis terlihat di puncak gunung daerah yang beriklim tropis termasuk gunung tertinggi di Indonesia.

Proses Terjadinya Aurora

Fenomena aurora terjadi saat matahari menghasilkan angin matahari. Angin matahari adalah aliran elektron dan proton yang dilepaskan dari matahari karena energi kinetiknya yang tinggi. Partikel-partikel ini bermuatan dan mengandung energi, yang berarti menyumbang listrik. Dengan cara lain, planet kita dikelilingi oleh selubung magnet berukuran super yang biasa disebut Medan Magnet Bumi. Terkadang angin matahari ini menghantam Bumi. Beberapa dari partikel bermuatan ini mengarah ke kutub bumi dengan kecepatan yang terus bertambah. Tabrakan antara partikel-partikel ini dan atom-atom yang ada di atmosfer bumi melepaskan energi yang menyebabkan terbentuknya aurora berwarna-warni di kutub-kutub bumi, yang terlihat seperti lingkaran besar mengelilingi kutub.

Mengapa Aurora hanya ditemukan di kutub bumi? Hal ini dikarenakan medan magnet Kutub Utara dan Kutub Selatan sangat kuat dibandingkan daerah lain. Kutub medan magnet ini menarik proton dan elektron dari angin matahari. Jadi fenomena ini lebih sering terjadi di daerah Kutub. Namun terkadang Aurora juga dapat muncul di puncak gunung pada iklim tropis, namun fenomena ini sangat jarang terjadi. Fenomena aurora telah diamati di planet lain selain Bumi yang memiliki medan magnet, seperti Jupiter, Saturnus, dan Mars. Ini diyakini sebagai fenomena yang tersebar luas di Tata Surya dan sekitarnya.

Dampak dan Manfaat Aurora

Dampak : Aurora itu sendiri tidak berbahaya bagi manusia, tetapi partikel bermuatan listrik yang dihasilkan dapat memiliki beberapa efek negatif yang berpotensi pada infrastruktur dan teknologi. Partikel menghasilkan arus listrik yang mencapai tanah. Dalam keadaan yang sangat ekstrim, hal ini dapat memengaruhi saluran listrik, jaringan pipa minyak dan gas, jaringan komputer, dan sistem iCloud. Mungkin juga ada risiko pesawat terbang di ketinggian yang sangat tinggi. Namun, sangat sedikit pesawat yang terbang cukup tinggi, dan pesawat apa pun yang terbang tinggi, tidak akan berada di sana cukup lama untuk menimbulkan bahaya.

Manfaat : Aurora borealis - atau dikenal sebagai cahaya utara - adalah demonstrasi nyata dari medan magnet bumi yang berinteraksi dengan partikel bermuatan dari matahari. Tempat ini juga indah, dan layak untuk menantang malam yang dingin ketika mengunjungi garis lintang utara (atau selatan) yang tinggi. Dalam artian, dalam bidang pendidikan dan penelitian, aurora bermanfaat sebagai demonstrasi nyata interaksi antara medan magnet bumi dengan partikel bermuatan yang di pancarkan matahari. Kemudian, dalam bidang pariwisata bisa dijadikan tempat wisata yang ramah lingkungan.
Heri MS
Heri MS Blogger Influencer dari Kuningan yang suka dengan dunia IT, Data Technology, website dan senang bereksplorasi tentang Ipteks. Semoga artikel saya ini bisa antik, otentik, asyik, unik dan menarik.

Posting Komentar untuk "Aurora : Pengertian, Fakta, Jenis, Proses, Dampak dan Manfaat"