Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Hosting Unlimited Indonesia

Cloud Computing : Pengertian, Struktur, Karakteristik, Komponen, Layanan, Cara Kerja, Model dan Fungsinya

Dalam era globalisasi ini, istilah cloud computing sudah tidak asing lagi. Bahkan, banyak sekali vendor-vendor yang menawarkan layanan cloud computing seperti Google, Alibaba, Tencent, Amazon, Yahoo!, Idcloudhost, Niagahoster dan sebagainya.

Lalu, apa itu cloud computing? apa saja pengertian, karakteristik cloud computing? Nah, daripada bingung dan pusing, mending kita simak penjelasan tentang cloud computing sebagai berikut ini.

PENGERTIAN CLOUD COMPUTING

Cloud Computing merupakan istilah dari Cloud diartikan sebagai internet dan Computing diartikan sebagai komputer. Definisi dari Cloud Computing adalah sebuah proses pengolahan daya komputasi  melalui jaringan internet  yang memiliki fungsi agar dapat menjalankan program melalui komputer yang telah terkoneksi satu sama lain pada waktu yang sama.

Cloud Computing merupakan sebuah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna. Cloud Computing memudahkan penggunanya untuk menjalankan program tanpa harus menginstall aplikasi terlebih dahulu dan memudahkan pengguna untuk mengakses data dan informasi melalui internet.
 
Teknologi Cloud Computing menyimpan semua data pada server internet, begitu juga dengan aplikasi ataupun perangkat lunak pada umumnya yang dibutuhkan pengguna semuanya berada di komputer server, Pengguna harus terhubung ke internet untuk bisa mengakses dan menjalankan aplikasi yang berada di server.

KARAKTERISTIK CLOUD COMPUTING

Menurut National Institute of Standard and Technology (NIST), terdapat lima karakteristik Cloud Computing yang digambarkan sebagai berikut.

On-demand self-services 

Konsumer atau pengguna dapat secara sepihak melakukan kustomisasi yang diperlukan tanpa berinteraksi langsung dengan staff dari penyedia layanan, misal konfigurasi waktu server dan kapasitas jaringan.

Broad network access 

Kemampuan yang tersedia dalam jaringan dan diakses melalui mekanisme standar yang dapat digunakan oleh berbagai macam platform seperti, mobile phones, tablet, laptop, dan workstations.

Resource pooling 

Sumber daya komputasi dari penyedia layanan dipusatkan untuk melayani banyak konsumer menggunakan sebuah model multi-penyewaan, dengan sumber daya fisik dan virtual yang berbeda yang penempatannya dapat dikelola secara dinamis sesuai dengan kebutuhan konsumer.

Rapid elasticity 

Kemampuan komputasi dapat disediakan dan diberikan dengan elastik, dalam beberapa kasus secara otomatis, untuk secara cepat memenuhi kebutuhan konsumer. Bagi konsumer, kemampuan ini terlihat tidak terbatas dan dapat disediakan dalam waktu apapun.

Measured services

Sistem cloud dikontrol otomatis dan sumber daya dioptimalisasi dengan memanfaatkan kemampuan pengukuran pada level tertentu dari kesesuaian tipe layanan (misal, penyimpanan, proses, bandwith, dan akun user yang aktif). Sumber daya dapat dimonitor, dikontrol dan dilaporkan, secara transparan bagi penyedia layanan dan bagi konsumer yang menggunakan layanan tersebut.

CARA KERJA CLOUD COMPUTING

Teknologi Cloud Computing ini menjadikan internet sebagai pusat server dalam mengelelola data. Sistem ini memudahkan pengguna untuk login ke internet agar mendapatkan akses untuk menjalankan program atau aplikasi tanpa harus menginstall aplikasi tersebut.

Karena tidak perlu melakukan installasi pada aplikasi, maka untuk media penyimpanan data dari pengguna juga disimpan secara virtual sehingga tidak akan terbebani dengan penggunaan memori yang ada di komputer. Peritah – perintah yang digunakan oleh pengguna tadi  selanjutnya akan dilanjutkan ke server aplikasi.

Setelah perintah diterima oleh sever aplikasi, maka data akan diproses yang akhirnya pengguna akan menerima halaman yang telah diperbaharui sesuai dengan perintah yang telah diberikan sebelumnya. Contoh dari Cloud Computing adalah Yahoo, PDF Gmail, Google Drive.

Perintah yang diberikan dalam penggunaan aplikasi tersebut akan langsung terintegrasi secara langsung dengan sistem Cloud Computing yang ada di komputer. Pengguna hanya memerlukan jaringan internet agar dapat menjalankan aplikasi tersebut tanpa perlu melakukan instalasi.

FUNGSI CLOUD COMPUTING

Salah satu fungsi cloud computing adalah sebagai berikut.
  1. Media Penyimpanan Terpusat pada Server. Teknologi Cloud Computing memudahkan pengguna untuk menyimpan data secara terpusat di satu server sesuai layanan yang sudah di sediakan oleh Cloud Computing. Selain itu, dari segi infrastruktur pengguna tidak tidak perlu lagi menyediakannya seperti data center, media penyimpanan, sudah tersedia secara virtual oleh Cloud Computing.
  2. Keamanan Data. Dalam penerapan teknologi Cloud Computing penyedia Cloud Computing telah menyediakan jaminan data sehingga data tidak mudah corrupt atau rusak , platform teknologi, jaminan ISO. Tentunya dengan Cloud Computing akan membuat data dan informasi Anda bisa lebih aman terjaga dibandingkan metode konventional yang digunakan oleh kebanyakan orang saat ini.
  3. Lebih Murah dan Tahan Lama. Cloud Computing tidak memerlukan media penyimpanan storage pada hard disk eksternal karena sudah ada media penyimpanan terpusat pada server. Karena semua produk hardware atau fisik memiliki masa pemakaian dan setelah masa pemakaian tersebut biasanya akan terjadi beberapa kerusakan dan berfungsi tidak optimal dan sering terjadi error.

MODEL-MODEL CLOUD COMPUTING

Menurut National Institute of Standard and Technology (NIST), model pengembangan Cloud Computing digambarkan sebagai berikut.
Model Cloud Computing

Private cloud

Infrastruktur cloud yang disediakan secara khusus untuk digunakan oleh satu organisasi yang terdiri dari beberapa unit bisnis. Private Cloud dimiliki, dikelola dan dioperasikan oleh organisasi, pihak ketiga, atau kombinasi keduanya, dan dapat berada pada suatu tempat yang sama ataupun berbeda.

Community cloud 

Infrastruktur cloud yang disediakan secara khusus untuk digunakan oleh komunitas yang spesifik dari organisasi-organisasi yang memiliki kepentingan bersama. Community Cloud dimiliki, dikelola dan di operasikan oleh satu atau lebih organisasi dalam komunitas tersebut, pihak ketiga, atau kombinasi keduanya, dan dapat berada pada suatu tempat yang sama ataupun berbeda.

Public cloud 

Infrastruktur yang disediakan secara terbuka untuk digunakan oleh masyarakat umum. Public Cloud dimiliki, dikelola dan dioperasikan oleh perusahaan, akademis, atau organisasi pemerintah, atau kombinasi dari semuanya. Public cloud berada pada tempat yang ditentukan penyedia layanan cloud.

Hybrid cloud 

Infrastruktur cloud yang terdiri dari dua atau lebih infrastruktur cloud yang berbeda (private, community atau public) yang tetap unik, namun terikat pada standar atau paten teknologi yang memungkinkan portabilitas pada data dan aplikasi.

STRUKTUR CLOUD COMPUTING

Struktur-struktur khusus cloud computing adalah sebagai berikut.
  1. Computer Front End. Biasanya merupakan Komputer desktop biasa dan muncul di halaman depan interface. Dalam hal ini Front End Cloud Computing merupakan sisi dari Client dan Cloud Computing Systemnya yang kemudian dibagi menjadi dua interface dan aplikasi yang disesuaikan dengan fungsi dan keperluan dari Cloud Computingnya.
  2. Computer Back End. Computer back end adalah komputer skala besar yang biasanya berupa server computer yang dilengkapi dengan data center. Biasanya, computer back end harus mempunyai kinerja yang tinggi, karena harus melayani mungkin hinggga ribuan permintaan data.
  3. Penghubung antara Keduanya. Perangkat yang sebagai penghubung keduanya bisa berupa jaringan LAN atau internet. Sehingga dalam hal ini perangkat dapat terkoneksi satu sama lainnya untuk dapat bertukar informasi dan data.

LAYANAN CLOUD COMPUTING

Secara umum terdapat tiga bentuk layanan Cloud Computing, yaiu sebagai berikut.

Software as a Service (SaaS) 

Software as a Service adalah layanan cloud computing dimana pengguna bisa menggunakan secara langsung aplikasi yang telah disediakan. Pengguna yang menggunakan layanan SaaS hanya membutuhkan aplikasi yang dapat menghubungkan pengguna ke aplikasi yang ada internet. Beberapa contoh layanan SaaS yang popular adalah gmail, google+ dan google apps. SaaS dapat memiliki banyak keuntungan salah satunya adalah pengguna tidak perlu membeli lisensi untuk mengakses aplikasi tersebut, sebuah laporan yang diterbitkan oleh Microsoft Corporation menekankan salah satu manfaat terbesar dari penggunaan layanan SaaS adalah investasi awal lebih murah pada perangkat lunak dan perangkat keras.

Platform as a Service (PaaS) 

Platform as a Service adalah layanan yang menyediakan computing platform. Biasanya berupa desain aplikasi, proses percobaan dan deployment serta hosting. Layanan ini memperbolehkan pengguna membangun sebuah aplikasi dari virtualisasi perangkat keras, redundasi data, dan availability (ketersediaan) yang tinggi. Setelah pembangunan selesai, aplikasi dapat dikirim pengguna melalui internet. Keuntungan layanan ini adalah pengguna bisa lebih fokus pada pembangunan aplikasi tanpa memikirkan tentang pemeliharaan dari computing platform. Google AppEngine, Microsoft Azura, SalesForce.com adalah contoh dari layanan PaaS.

Infrastructure as a Service (IaaS) 

Infastructure as a Service adalah layanan cloud computing yang menyediakan infrastruktur dan perangkat keras seperti server, media penyimpanan, bandwidth, virtualisasi dan konfigurasi lain yang memungkinkan utilitas bagi pengguna. Keuntungan dari layanan IaaS adalah pengguna tidak perlu membeli komputer fisik sehingga lebih menghemat biaya, konfigurasi komputer virtual juga bisa diubah sesuai kebutuhan. Misalkan saat media penyimpanan hampir penuh, media penyimpanan bisa ditambah dengan segara. Perusahaan yang menyediakan layanan IaaS adalah Amazon EC2, TelkomCloud dan BizNetCloud.

KOMPONEN CLOUD COMPUTING

Terdapat beberapa komponen yang digunakan dalam menerapkan Cloud Computing, yaitu sebagai berikut.

Cloud Clients 

Cloud Clients adalah seperangkat komputer ataupun perangkat lunak yang didesain secara khusus untuk penggunaan layanan berbasis Cloud Computing.
  1. Mobile: Windows Mobile, Symbian, dan lain-lain. 
  2. Thin Client: Windows Terminal Service, CherryPal, dll.
  3. Thick Client: Internet Explorer, FireFox, Chrome, dll.

Cloud Services 

Cloud Services adalah produk, layanan dan solusi yang dipakai dan disampaikan secara real-time melalui media Internet. Contoh yang paling popular adalah web service.
  1. Identitas: OpenID, OAuth, dan lain2.
  2. Integration: Amazon Simple Queue Service. 
  3. Payments: PayPal, Google Checkout.
  4. Mapping: Google Maps, Yahoo! Maps.

Cloud Applications 

Cloud Applications memanfaatkan Cloud Computing dalam arsitektur software. Sehingga pengguna tidak perlu menginstall dan menjalankan aplikasi dengan menggunakan komputer.
  1. Peer-to-peer: BitTorrent, SETI, dan lain-lain.
  2. Web Application: Facebook.
  3. SaaS: Google Apps, SalesForce.Com, dan lain-lain.

Cloud Platform 

Cloud Platform merupakan layanan berupa platform komputasi yang berisi hardware dan software-software infrasktruktur. Biasanya mempunyai aplikasi bisnis tertentu dan menggunakan layanan PaaS sebagai infrastruktur aplikasi bisnisnya.
  1. Web Application Frameworks: Python Django, Rubyon Rails, .NET 2. Web Hosting.
  2. Propietary: Force.Com

Cloud Storage 

Cloud Storage melibatkan proses penyampaian penyimpanan data sebagai sebuah layanan.
  1. Database: Google Big Table, Amazon SimpleDB. 
  2. Network Attached Storage: Nirvanix CloudNAS, MobileMe iDisk.

Cloud Infrastructure 

Cloud Infrastructure merupakan penyampaian infrastruktur komputasi sebagai sebuah layanan.
  1. Grid Computing: Sun Grid.
  2. Full Virtualization: GoGrid, Skytap.
  3. Compute: Amazon Elastic Compute Cloud.

2 komentar untuk "Cloud Computing : Pengertian, Struktur, Karakteristik, Komponen, Layanan, Cara Kerja, Model dan Fungsinya"

Template Blogger Terbaik Rekomendasi

Berlangganan via Email