Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Geografi menurut Para Ahli

Ilmu geografi dalam kehidupan sehari-hari berguna dan sangatlah penting untuk dipelajari. Dalam tata negara, tata ruang, tata wilayah bahkan sampai pembangunan pun perlu memakai ilmu geografi. Ilmu geografi selalu dikaitkan dengan bumi, baik hidrosfer, litosfer dan atmosfer.

Sekarang ini dalam mengembangkan bisnis dan sebagainya semua orang perlu menguasai geostrategis dan geopolitik. Harus menguasai ilmu geografi, supaya antara harapan dengan medan yang ada di bumi, bisa sesuai. Contohnya, ingin membangun pabrik, maka kita harus mengetahui lapisan tanah disekitar pabrik itu, jarak dari pabrik ke jalan raya, lokasi strategis dan terutama bentuk permukaan bumi di daerah itu. Hal itu tentunya dengan cara mempelajari ilmu geografi.

PENGERTIAN GEOGRAFI SECARA UMUM

Geografi adalah sebuah studi tentang lokasi serta persamaan dan perbedaan (variasi) atas fenomena fisik spasial, dan manusia di permukaan bumi. Geografi berasal dari bahasa Yunani (Greece), yakni Geo dan Graphein. Geo berarti bumi, dan Graphein berarti menulis atau menjelaskan. Geografi sendiri lebih dari kartografi, studi tentang peta. Selain itu, bukan hanya apa dan di mana di muka bumi, tetapi juga mengapa itu ada di sana, dan tidak di tempat lain, kadang-kadang disebut sebagai "lokasi pada ruang". Geografi ini mempelajari baik yang disebabkan oleh manusia ataupun oleh alam. Serta mempelajari efek atau dampak yang dihasilkan dari perbedaan yang terjadi.

PENGERTIAN GEOGRAFI MENURUT PARA AHLI

ERATOSTHENES

Istilah geografi pertama kali diperkenalkan oleh Eratosthenes (276-104 SM) dalam bukunya yakni Geographika. Menurut Eratosthenes, geografi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari kata Geo yang berarti bumi, dan Graphein yang berarti tulisan. Jadi, geografi berarti tulisan tentang bumi, sehingga geografi sering disebut sebagai ilmu bumi.

CLAUDIUS PTOLEMAEUS

Menurut Claudius Ptolemaeus, geografi merupakan suatu penyajian melalui peta dari sebagian wilayah permukaan bumi yang menunjukkan ketampakan secara umum. Menurut Ptolemaeus, geografi berbeda dengan Chorografi, karena Chorografi lebih mengutamakan ketampakan asli dari suatu wilayah bukan terletak pada ukurannya (bersifat kualitatif), sedangkan geografi lebih mengutamakan hal-hal yang bersifat kuantitatif.

BERNHARDUS VARENIUS

Menurut B. Varenius, menjelaskan bahwa Geografi adalah campuran dari matematika yang membahas kondisi Bumi beserta bagian-bagiannya juga tentang benda-benda langit lainnya.

IMMANUEL KANT

Menurut Immanuel Kant, menjelaskan bahwa geografi adalah ilmu yang objek studinya adalah benda-benda, hal-hal atau gejalagejala yang tersebar dalam wilayah di permukaan Bumi.

ALEXANDER VON HUMBOLDT

Menurut Alexander von Humboldt, menjelaskan bahwa Geografi identik atau serupa dengan geografi fisik. Ia menjelaskan bagaimana kaitan Bumi dengan Matahari dan perilaku Bumi dalam ruang angkasa, gejala cuaca dan iklim di dunia, tipe-tipe permukaan Bumi dan proses terjadinya, serta hal-hal yang berkaitan dengan hidrosfer dan biosfer.

KARL RITTER

Menurut Karl Ritter, menjelaskan bahwa Geografi merupakan suatu telaah tentang Bumi sebagai tempat hidup manusia. Hal-hal yang menjadi objek studi geografi adalah semua fenomena di permukaan Bumi, baik organik maupun anorganik yang berkaitan dengan kehidupan manusia.

FERDINAND VON RICHTOFFEN

Menurut F.V. Richtoffen, menjelaskan bahwa geografi sebagai suatu studi tentang gejala dan sifat-sifat permukaan Bumi dan penduduknya yang disusun berdasarkan letaknya, serta mencoba menjelaskan hubungan timbal balik antargejala dan sifat-sifat tersebut.

HALFORD MACKINDER

Menurut Halford Mackinder, menjelaskan bahwa Geografi adalah ilmu yang fungsi utamanya menyelidiki interaksi manusia dalam masyarakat dengan lingkungan yang berbeda menurut lokasinya.

RICHARD HARTSHORNE

Menurut Richard Hartshorne, menjelaskan bahwa Geografi adalah ilmu yang berkepentingan untuk memberikan deskripsi yang teliti, beraturan, dan rasional tentang sifat variabel permukaan bumi. Dalam pandangan Hartshorne, geografi adalah suatu ilmu yang mampu menjelaskan tentang sifat-sifat variabel permukaan bumi secara teliti, beraturan, dan rasional.

YEATES & HAGGET

Menurut Yeates dan Hagget, menjelaskan bahwa Geografi adalah ilmu yang memerhatikan perkembangan rasional dan lokasi dari berbagai sifat yang beraneka ragam di permukaan bumi. Dalam pandangan Yeates dan Hagget, geografi adalah ilmu yang berperanan dalam perkembangan suatu lokasi yang dipengaruhi oleh sifat-sifat yang ada di permukaan bumi dengan tidak mengenyampingkan alasan-alasan yang rasional.

VERNOR E. FINCH & GLEN TREWARTHA

Menurut V. E. Finch & G. Trewartha, menjelaskan bahwa Geografi adalah deskripsi dan penjelasan yang menganalisis permukaan bumi dan pandangannya tentang hal yang selalu berubah dan dinamis, tidak statis dan tetap. Dari pengertian di atas Vernor & Glen menitikberatkan pada aspek fisik yang ada di bumi yang selalu berubah dari masa ke masa.

HALIM KHAN

Menurut Halim Khan, menjelaskan bahwa geografi adalah lingkungan alam dan sosial merupakan wilayah untuk melakukan kegiatan, mendeskripsikan, menganalisis, dan menikmati tingkah laku manusia di bumi yang bermanfaat bagi kelangsungan hidupnya.

ULLMAN (1954)

Menurut Ullman (1954), menjelaskan bahwa geografi adalah interaksi antar ruang. Pengertian yang singkat namun cukup menyatakan bahwa yang dinamakan geografi ini berhubungan dengan ruang di permukaan Bumi.

BINTARTO

Menurut Bintarto, menjelaskan bahwa geografi pada dasarnya adalah ilmu pengetahuan yang mencitrakan, menerangkan sifat-sifat Bumi, menganalisis gejala-gejala alam dan penduduk, serta mempelajari corak yang khas tentang kehidupan dari unsur-unsur Bumi.

PROF. SOETANTO

Menurut Prof. Soetanto, mendefinisikan bahwa geografi sebagai geosfer yang merupakan substansi geografi juga dipelajari oleh bidang ilmu lain. Oleh karena itu, geosfer tidak mencirikan ilmu yang disebut geografi. Kajian geografi lebih dicirikan oleh sudut pandang atau cara penjelasannya di dalam mengkaji geosfer tersebut. Dengan demikian, ada beda jenis antara beberapa ilmu lain dengan geografi, meskipun kajiannya sama dan serupa.

BASRI MUSTOFA

Menurut Basri Mustofa, menjelaskan bahwa geografi merupakan sebuah ilmu yang mempelajari tentang persamaan serta perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan dan kelingkungan dalam konteks keruangan.

HERIOSO SETIYONO (1996)

Menurut Herioso Setiyono (1996), menjelaskan bahwa Geografi sebagai ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya serta merujuk terhadap pola persebaran horisontal di permukaan Bumi.

Posting Komentar untuk "Pengertian Geografi menurut Para Ahli"