Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Manajemen : Pengertian, Tujuan, Fungsi dan Unsur-unsurnya

Istilah manajemen dalam kehidupan sehari-hari sudah bukan kata asing lagi bagi beberapa orang. Bahkan, sudah menjadi santapan dan sarapan pokok pemikiran beberapa orang dalam keseharian.
Bagaimana tidak? sebab, manajemen dibutuhkan sekali dalam berbagai konsep, baik itu untuk diri sendiri, keluarga, rumah tangga, tatanan masyarakat, hingga tatanan berbangsa, bernegara dan beragama. Untuk itu, yuk kita simak penjelasan lebih mendalam tentang manajemen sebagai berikut.

PENGERTIAN MANAJEMEN SECARA UMUM

Secara umum, manajemen adalah suatu seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Atau secara umumnya adalah proses merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, dan mengendalikan suatu kegiatan dalam mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien untuk menggunakan sumber daya organisasi.

PENGERTIAN MANAJEMEN MENURUT PARA AHLI

Supaya semakin absah atau semakin aktual, inilah pengertian manajemen menurut beberapa ahli, untuk melengkapi pengertian manajemen secara umum, yakni sebagai berikut.
  • Henry Fayol, manajemen adalah ilmu yang memiliki gagasan atau 5 ide fungsi utama yakni merancang, memerintah, mengorganisir, mengendalikan dan mengkoordinasi.
  • George R. Terry, manajemen adalah proses yang khas terdiri dalam suatu tindakan-tindakan: perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan yang dapat dilakukan dalam menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia juga pada sumber-sumber lain.
  • Eiji Ogawa, manajemen adalah sebuah perencanaan, pengimplementasian dan pengendalian pada setiap kegiatan yang dilakukan dari setiap perusahaan atau organisasi dalam menetapkan setiap sasaran yang disempurnakan sesuai pada kondisi yang fleksibel.
  • Mary Parker Follet, manajemen adalah sebuah seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini mengartikan bahwa seorang manajer bertugas dalam mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai suatu tujuan organisasi.
  • Ricky W. Griffin, manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya dalam mencapai sasaran secara efektif dan efisien.

TUJUAN DARI MANAJEMEN

  1. Melaksanakan dan mengevaluasi strategi yang akan dipilih secara efektif dan efisien agar mencapai pada suatu tujuan.
  2. Mengevaluasi kinerja, meninjau, dan mengkaji situasi kemudian melakukan penyesuaian dan koreksi jika ada sesuatu penyimpangan pada suatu pelaksanaan strategi.
  3. Dapat memperbaharui strategi yang dirumuskan untuk sesuai pada perkembangan lingkungan eksternal.
  4. Dapat meninjau kembali kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pada peluang yang ada.
  5. Dapat melakukan inovasi atas kegiatan sehingga dapat lebih teratur.

FUNGSI MANAJEMEN

Fungsi manajemen merupakan suatu elemen-elemen dasar yang selalu ada, kemudian dapat melekat pada proses manajemen yang ingin dijadikan acuan oleh manajer ketika melakukan kegiatan dalam mencapai tujuan. Berikut fungsi manajemen yang akan dijelaskan sebagai berikut:
  1. Perencanaan (planning) adalah memikirkan sesuatu apa yang akan dikerjakan dengan pemikiran yang dimiliki. Perencanaan dilaksanakan dalam menentukan suatu tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik dalam memenuhi tujuan itu. Manajer juga mengevaluasi macam-macam rencana alternatif sebelum mengambil suatu tindakan dan dapat melihat apakah rencana yang dibuat sangat cocok kemudian bisa dipakai dalam memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan yaitu proses terpenting pada semua fungsi manajemen karena tanpa sebuah perencanaan, fungsi-fungsi pada manajemen tidak akan dapat berjalan.
  2. Pengorganisasian (organizing) dilakukan pada suatu tujuan dan membagi sebuah kegiatan besar menjadi lebih kecil. Pengorganisasian dapat memudahkan manajer ketika melakukan pengawasan dan menentukan orang yang diperlukan dalam melaksanakan tugas yang sudah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian bisa dilakukan untuk menentukan tugas-tugas apa yang akan dikerjakannya.
  3. Pengarahan (directing) adalah proses tindakan dalam mengusahakan semua anggota kelompok yang akan mencapai suatu sasaran sesuai pada perencanaan manajerial dan usaha.
  4. Penempatan (Staffing) hampir sama dengan pengorganisasian tetapi dalam staffing lebih luas. Jika organizing khusus pada manajemen SDA (Sumber Daya manusia). Sedangkan dalam penempatan tertuju pada sumber daya secara umum.
  5. Mengkoordinasi (Coordinating) adalah suatu fungsi yang tujuannya demi meningkatkan efisiensi dan efektifitas kinerja perusahaan, membuat tempat kerja menjadi sehat, nyaman, dinamis, dan lain-lain. Fungsi manajemen dilakukan oleh seorang manajer. Jadi, manajer memiliki fungsi utama untuk mengkoordinasi bawahannya dalam meningkatkan kinerjanya.
  6. Mengontrol (Controlling) adalah fungsi terakhir pada manajemen. Jika semua fungsi dilakukan maka langkah terakhir yang akan dilakukan yaitu mengontrolnya. Pada fungsi ini ada beberapa elemen yang dibutuhkan, contohnya evaluasi dan membuat sebuah kebijakan baru.
  7. Budgeting (Pendanaan/Penganggaran), kegiatan  pengelolaan dan pengaturan terkait sistem dana perusahaan baik dari pemasukan maupun pengeluaran.
  8. Reporting (Laporan), melaporkan terkait kegiatan-kegiatan bisnis dan manajemen suatu perusahaan dalam rangka melakukan evaluasi terkait hal-hal yang harus dilakukan supaya tetap dapat berkembang dan mencapai tujuan yang diimpikan perusahaan.

UNSUR-UNSUR MANAJEMEN

Ada 6 unsur-unsur manajemen yang sangat dikenal sekali yaitu (6M) adalah man, money, materials, machines, methods dan market. Berikut unsur-unsur manajemen menurut para ahli beserta penjelasannya dibawah ini:
  1. Manusia (ManUnsur manajemen yang pertama, manusia atau setiap individu memegang peran penting pada suatu manajemen di setiap bidangnya, baik itu industri maupun ekonomi. Segala sesuatu yang terkait pada perencaan dan pelaksanaan produksi sangat bergantung sekali pada manusia atau setiap individunya.
  2. Uang (Money), Pada proses didalam manajemen, uang atau money sangat dibutuhkan sekali. Dalam menjalankan aktivitas perusahaan, maka diperlukan biaya usaha dalam bentuk uang sebagai modal utama perusahaan. Pengelolaan uang yang baik akan berpengaruh sekali pada sukses atau tidaknya manajemen.
  3. Bahan (Materials), Bahan atau materials menjadi sebuah unsur manajemen yang selanjutnya. Pengontrolan bahan atau materials yang ada sangat dibutuhkan pada proses manajemen. Individu usaha harus dapat memanfaatkan bahan-bahan material yang ada untuk sebaik mungkin memakainya.
  4. Mesin (Machines), Teknologi sebagai bagian penting pada proses manajemen perusahaan, seperti dapat dilihat yaitu alat dan mesin. Mesin diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas yang lebih dibandingkan menggunakan tenaga manusia saja.
  5. Metode (Methods), Pada saat melakukan proses manajemen, diperlukan langkah-langkah tertentu yang disebut sebagai metode atau methods. Metode yang baik dan tepat pasti menjadi sebuah unsur manajemen yang sangat penting agar pada setiap langkahnya berjalan efektif dan efisien.
  6. Pasar (Market), Pasar atau market tidak bisa dilupakan dan memiliki keterkaitan pada manajemen perusahaan dan industri. Tujuan pada perusahaan jelas harus mengikuti perkembangan pasar yang sudah ada pada masyarakat, sehingga pasar atau market dapat dikategorikan sebagai unsur manajemen.

UNSUR MANAJEMEN MENURUT HERI MAULANA SIDIK (2020)

UNSUR 9M Menurut HERI MS (2020)
Sedangkan, menurut Heri Maulana Sidik (2020) dalam sebuah jurnal yang berjudul "Unsur 9M dalam Kepemimpinan, Keorganisasian dan Kemasyarakatan sebagai Pengembangan dari Unsur 5M Manajemen" menyatakan bahwa dalam memanajemen organisasi dan masyarakat ada 9 unsur atau UNSUR 9M yang perlu diperhatikan, dipertimbangkan, dan dijadikan sebagai bahan konsep, yakni sebagai berikut.
  1. Man disini berarti Manusia. Dalam ruang lingkup yang lebih spesifik lebih mengarah terhadap sumber daya manusia.
  2. Methode disini berarti jalan atau cara untuk menempuh suatu tujuan. Secara umum, metode adalah cara atau jalan. Metode disini bermaksudkan, bagaimana kita menjalankan kepemimpinan, keorganisasian dan kemasyarakatan dengan cara-cara atau tahapan-tahapan berupa sintaks. Dimana dalam tahapan tersebut tidak boleh diewati. Methode disini bisa merujuk kepada Metode aslinya, Model, Strategi dan sebagainya.
  3. Material disini berarti bahan, alat dan materi sebagai sarana prasarana dalam keberlangsungan kepemimpinan, keorganisasian dan kemasyarakatan. Bagaimana manajemen material ini dilakukan akan berdampak terhadap keuangan kepemimpinan, keorganisasian dan kemasyarakatan. Apabila inventarisasi material ini cukup baik, maka akan berdampak baik pula terhadap kualitas dan juga fasilitas organisasi.
  4. Money disini berarti uang atau dana. Secara luas berarti keuangan, pendanaan, anggaran dan pendapatan. Money ini perlu dikelola sangat baik, karena sifatnya sangat sensitif. Perlu diketahui pula bahwa kepemimpinan, keorganisasian dan kemasyarakatan yang baik adalah yang manajemen keuangannya baik, lancar dan terutama bersih beserta transparan.
  5. Media disini berarti alat perantara untuk menyampaikan informasi dari sumber ke khalayak. Secara luas media dalam Unsur 9M ini dapat diartikan sebagai media itu sendiri dan mesin. Media ini perlu dikuasai oleh kepemimpinan, keorganisasian dan kemasyarakatan sebagai jalan untuk informasi baik berupa sarana ibadah, sarana pendidikan dan sebagainya.
  6. Mission disini berarti misi. Secara luas bermakna Misi itu sendiri, Visi, Tujuan dan Capaian. Dalam kepemimpinan, keorganisasian dan kemasyarakatan sudah barang tentu membutuhkan visi, misi, tujuan dan capaian supaya bisa terarah.
  7. Mapping disini berarti pemetaan. Secara luas bisa diartikan sebagai pemetaan dan analisis. Pemetaan ini berguna sekali, seperti Analisis SWOT untuk mengetahui kelebihan, kekurangan, peluang dan ancaman. Kita setidaknya bisa mengetahui dan waspada terhadap ancaman yang akan datang sekarang dan juga di masa depan. Selain itu, bisa melihat sisi peluang yang akan kita dapatkan sekarang dan masa depan pula. 
  8. Moral disini berarti akhlak atau adab. Secara luas bisa diartikan sebagai akhlak, adab, nilai dan norma. Dimana dalam kepemimpinan, keorganisasian dan kemasyarakatan sudah barang tentu harus mempunyai moral yang baik supaya bisa menjalankan kepemimpinan, keorganisasian dan kemasyarakatan dengan adab atau akhlak yang baik, dengan norma dan terutama mengharapkan berkah.
  9. Movement disini berarti tindakan dan gerakan. Artinya dalam kepemimpinan, keorganisasian dan kemasyarakatan bukan hanya konsep saja yang terus dikuasai, tetapi yang paling utama adalah action! atau tindakan dan gerakan. Nilai baik suatu kepemimpinan, keorganisasian dan kemasyarakatan tergantung terhadap tindakan dan gerakan yang dilakukan.

Heri MS
Heri MS Blogger Influencer dari Kuningan yang suka dengan dunia IT, Data Technology, website dan senang bereksplorasi tentang Ipteks. Semoga artikel saya ini bisa antik, otentik, asyik, unik dan menarik.

Posting Komentar untuk "Manajemen : Pengertian, Tujuan, Fungsi dan Unsur-unsurnya"