Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Audio Visual : Pengertian, Ciri, Fungsi, Jenis, Kelebihan dan Kekurangan

Sumber: iStock & Bandt.com.au
Audio visual dalam kehidupan sehari-hari begitu penting digunakan. Bahkan, di zaman sekarang semua kalangan dari orang muda hingga orang tua, setiap hari selalu bertemu dengan perangkat audio visual, terutama smartphone, contohnya nonton film dan video di YouTube, melihat video di galeri smartphone dan sebagainya.

Intinya, sudah tidak asing lagi dengan audio visual. Apalagi jikalau dipakai dalam kegiatan belajar mengajar (KBM), tentunya sangat berguna sekali untuk mentransfer ilmu dari guru ke murid, lebih mudah dan juga lebih terarah ataupun lebih jelas. Nah, untuk itu, yuk kita simak penjelasan audio visual secara mendalam sebagai berikut.

PENGERTIAN AUDIO VISUAL

Media audio-visual adalah media yang memiliki unsur suara dan juga unsur gambar. Jenis media ini memiliki keahlian yang lebih baik, sebab meliputi kedua jenis media auditif (mendengar) dan juga visual (melihat). Media Audiovisual adalah suatu alat bantu audiovisual yang berarti bahan atau alat yang dipakai dalam situasi belajar untuk membantu tulisan dan juga kata yang diucapkan dalam memberi pengetahuan, sikap, dan ide.

CIRI-CIRI AUDIO VISUAL

Teknologi Audio visual ini ialah cara untuk menghasilkan atau menyajikan materi yakni dengan memakai mesin-mesin mekanis serta juga elektronik dalam menyampaikan pesan-pesan audio serta juga visual. Pengajaran dengan melalui audio visual jelas bercirikan penggunaan perangakat keras di dalam proses belajar, contohnya seperti mesin proyektor film, tape recorder, serta proyektor visual yang lebar. Ciri-ciri utama teknologi media audio visual yakni sebagai berikut.
  • Biasanya memiliki sifat linier.
  • Biasanya juga menyajikan visual yang dinamis.
  • Digunakan dengan cara yang sudah titerapkan sebelumnya oleh perancang atau pembuatnya.
  • Merupakan representasi fisik dari gagasan real atau juga gagasan abstrak.
  • Dikembangkan dengan menurut prinsip psikologis behaviorisme serta kognitif.
  • Umumnya berorientasi kepada guru dengan tingkat pelibatan interaktif murid yang rendah.

FUNGSI AUDIO VISUAL

Fungsi media dalam pembelajaran dalam konteks komunikasi mempunyai fungsi yang sangat luas yaitu sebagai berikut.

Fungsi Edukatif

Menyampaiakan pengaruh yang bernilai pendidikan, mendidik siswa serta masyarakat agar berfikir kritis, memberi pengalaman yang bermakna dan mengembangkan serta memperluas cakrawala berpikir siswa.

Fungsi Sosial

Menyampaikan informasi autentik dalam berbagai bidang kehidupan dan juga konsep yang sama pada setiap orang supaya dapat memperluas pergaulan, pengenalan, pemahaman tentang orang dan adat istiadat serta cara bergaul.

Fungsi Ekonomis

dengan menggunakan media pendidikan pencapaian tujuan bisa dilakukan dengan efisien, penyampaian materi bisa menekan sedikit mungkin pemakaian biaya, tenaga, serta waktu tanpa mengurangi efektivitas dalam pencapaian tujuan.

Fungsi Kultural (Budaya)

memberikan perubahan-perubahan dalam segi kehidupan manusia, bisa mewariskan dan juga meneruskan unsur-unsur budaya serta seni yang ada di masyarakat.

JENIS-JENIS AUDIO VISUAL

Adapun jenis-jenis media audio visual ialah sebagai berikut.

Audio-Visual Murni

Audio-visual murni atau biasa disebut juga dengan audio-visual gerak merupakan media yang bisa menampilkan unsur suara serta gambar yang bergerak, unsur suara atau unsur gambar tersebut berasal dari sebuah sumber.
  1. Film Bersuara. Film bersuara ada berbagai macam jenis, ada yang dipakai untuk hiburan, contohnya seperti film komersial yang diputar di bioskop-bioskop. Tetapi, film bersuara yang dimaksud dalam pembahasan ini adalah film sebagai alat pembelajaran.
  2. Video. Video merupakan suatu media audio-visual yang menampilkan gerak, semakin lama semakin populer dalam masyarakat kita. Pesan yang disampaikan dapat bersifat fakta maupun fiktif, dapat bersifat informative, edukatif atau bisa juga instruksional.
  3. Televisi. Selain film dan video, televisi merupakan media yang menyajikan pesan-pesan pembelajaran secara audio-visual dengan disertai unsur gerak didalamnya.

Audio-Visual tidak murni

Audio Visual tidak murni adalah media yang unsur suara dan juga gambarnya berasal dari sumber yang berbeda. Audio-visual tidak murni ini biasa disebut juga dengan audio-visual diam plus suara merupakan media yang menampilkan suara serta gambar diam, contoh seperti Sound slide (Film bingkai suara). Slide atau filmstrip yang ditambah dengan suara bukan alat audio-visual yang lengkap, sebab suara dan juga rupa berada terpisah, oleh karena itu slide atau filmstrip termasuk media audio-visual saja atau bisa juga sebagai media visual diam plus suara.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN AUDIO VISUAL

Secara umum media audio visual ini memiliki kelebihan serta juga kekurangan ialah diantaranya sebagai berikut.
Kelebihan media audio visual
  • Memperjelas penyajian pesan supaya tidak terlalu bersifat verbalistis (Di dalam bentuk kata-kata, tertulis atau juga lisan belaka).
  • Mengatasi keterbatasan ruang, waktu serta juga daya indera.

Kekurangan media audio visual
  • Media audio visual ini tidak dapat digunakan dimana saja serta kapan saja, sebab media audio visual cendrung berada tetap di tempat.
  • Biaya pengadaan media audio visual ini juga relative mahal.
  • Apabila guru tidak dapat berpartisipasi aktif maka siswa itu akan cenderung menikmati visualisasi dan suaranya saja.

Manfaat Audio Visual

Adapun manfaat dari audio visula ini sebagai berikut.
  1. Mempermudah di dalam menyajikan dan juga menerima pembelajaran atau juga informasi dan dapat/bisa menghindarkan salah pengertian.
  2. Mendorong rasa keingin tahuan , hal tersebut tentu disebabkan karena sifat audio visual yang menarik dengan gambar yang dibuat dengan semenarik mungkin akan membuat anak tertarik dan juga memiliki keinginan untuk mengetahui lebih banyak.
  3. Memastikan pengertian yang diperoleh karna selain bisa/dapat menampilkan gambar, grafik, diagram atau cerita. Sehingga mengekalkan pengertian. Pembelajaran yang diserap dengan melalui penglihatan (visual) sekaligus dengan pendengaran (audio) itu tentu dapat/bisa mempercepat daya serap anak didik di dalam memahami pelajaran yang disampaikan.
  4. Tidak membosankan, maksudnya yakni sifatnya yang variatif, siswa di dalam pembelajaran itu tidak merasa bosan, sebab sifatnya yang beragam film, tiga dimensi atau empat dimensi, dokumenter serta yang lainnya. Hal tersebut dapat menciptakan sesuatu yang variatif serta tidak membosankan para siswa.
Heri MS
Heri MS Blogger Influencer dari Kuningan yang suka dengan dunia IT, Data Technology, website dan senang bereksplorasi tentang Ipteks. Semoga artikel saya ini bisa antik, otentik, asyik, unik dan menarik.

Posting Komentar untuk "Audio Visual : Pengertian, Ciri, Fungsi, Jenis, Kelebihan dan Kekurangan"