Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Administrasi : Pengertian, Ciri, Fungsi, Prinsip, Jenis, Unsur dan Manfaatnya

Dalam pikiran kita bahwa administrasi selalu berkaitan erat dengan surat-menyurat, nota, pendaftaran dan sebagainya. Padahal, sebenarnya arti dari administrasi lebih dari itu, tidak hanya persoalan surat-menyurat, nota dan tentang pendaftaran.

Nah, apakah anda mengetahui lebih dalam tentang administrasi? jika belum anda harus tahu mendalam tentang administrasi, supaya menjadi sebuah wawasan, tentnunya berguna. Supaya lebih tahu mendalam tentang administrasi, yuk kita simak penjelasan mendalam tentang apa itu administrasi sebagai berikut.

PENGERTIAN ADMINISTRASI SECARA UMUM

Administrasi berasal dari bahasa Latin : Ad = intensif dan Ministrare = melayani, membantu, memenuhi. Administrasi merujuk pada kegiatan atau usaha untuk membantu, melayani, mengarahkan atau mengatur semua kegiatan di dalam mencapai suatu tujuan. Administrasi adalah bisnis dan kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan kebijakan untuk mencapai tujuan.

Administrasi dalam arti sempit adalah kegiatan yang meliputi: catatan, surat menyurat, pembukuan ringan, mengetik, agenda, dan sebagainya administrasi teknis. Administrasi dalam arti luas adalah seluruh proses kerjasama antara dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan dengan menggunakan infrastruktur tertentu yang efisien dan efektif.

PENGERTIAN ADMINISTRASI MENURUT PARA AHLI

Arthur Grager

Menurut A. Grager, menjelaskan bahwa Administrasi adalah fungsi komunikasi pelaksanaan dan jasa dari slip organisasi.

George Terry

Menurut G. Terry, menjelaskan bahwa administrasi adalah pengendalian, dan pengorganisasian kerja, serta mobilisasi mereka yang menerapkannya untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.

Sondang P. Siagian (1973)

Menurut S.P. Siagian (1973), menjelaskan bahwa Administrasi adalah keseluruhan proses kerjasama antara dua orang atau lebih berdasarkan rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

William Leffingwell dan Edwin Robinson

Menurut W. Lwffingwell & E. Robinson, menjelaskan bahwa Administrasi adalah cabang dari manajemen yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan kantor yang efisien, kapan dan di mana pekerjaan itu harus dilakukan.

Ulbert

Menurut Ulbert, menjelaskan bahwa Administrasi dalam arti sempit didefinisikan sebagai persiapan sistematis dan pencatatan data dan informasi baik secara internal maupun eksternal untuk tujuan memberikan informasi dan membuatnya lebih mudah untuk memulihkan sebagian atau seluruhnya. Sebuah pemahaman sempit administrasi lebih dikenal sebagai Administrasi.

Munawardi Reksohadiprowiro

Menurut Munawardi R., menjelaskan bahwa “dalam arti sempit” administrasi berarti pemerintahan, termasuk pengaturan setiap rapi dan sistematis serta penentuan fakta dan ditulis dengan tujuan memperoleh pandangan yang komprehensif dan keterkaitan antara fakta dengan fakta lain.

Menurut Wijana

Menurut Wijana, menjelaskan bahwa Administrasi adalah “kombinasi dari semua Negara biaya rendah dan tinggi menjalankan pemerintahan dan polisi pelakanaan.

Leonard D. White (1958)

Menurut L.D. White (1958), menjelaskan bahwa Administrasi adalah proses yang umum di semua upaya kelompok di kedua perusahaan publik atau swasta.

Wiliaw H. Newman (1963)

Menurut W.H. Newman, menjelaskan bahwa Administrasi adalah kepemimpinan dan pengawasan kelompok usaha individu untuk mencapai tujuan bersama.

Menurut W.H. EVANS

Menurut W.H. Evans, menjelaskan bahwa Administrasi adalah fungsi yang berkaitan dengan manajemen dan arah semua tahap operasi perusahaan dalam bahan pengolahan informasi, komunikasi, dan memori organisasi.

Menurut Simon (1958)

Menurut Simon (1958), menjelaskan bahwa Administrasi sebagai kegiatan kelompok yang mengadakan kerjasama untuk menyelesaikan tugas bersama-sama.

FX. Soedjadi (1989)

Menurut FX. Soedjadi (1989), menjelaskan bahwa Administrasi adalah kegiatan prosedur usaha kantor (catatan, mengetik, menggandakan, dan sebagainya).

Menurut Drs. Sutarto (1977)

Menurut Drs. Sutarto (1977), menjelaskan bahwa Administrasi adalah segenap rangkaian kegiatan penataan terhadap pekerjaan yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam kerja sama mencapai tujuan tertentu.

Soewarno Handayaningrat

Menurut S. Handayaningrat, menjelaskan bahwa mengatakan“Administrasi secara sempit berasal dari kata Administratie (bahasa Belanda) yaitu meliputi kegiatan cata-mencatat, surat-menyurat, pembukuan ringan, keti-mengetik, agenda dan sebagainya yang bersifat teknis ketatausahaan”(1988:2).

Menurut M.E Dimock & G.O Dimock

Menurut M.E. Dimock & G.O. Dimock, menjelaskan bahwa Administrasi Negara merupakan bagian dari administrasi publik yang memiliki bidang yang lebih luas, yang merupakan studi tentang bagaimana lembaga – lembaga mulai dari keluarga untuk percaya bangsa – bangsa disusun, digerakkan dan dikemudikan.

Bachsan Mustafa, SH

Menurut B. Mustafa, menjelaskan bahwa Administrasi Negara adalah kombinasi dari posisi – posisi yang dibentuk dan diatur bertingkat dipercayakan kepada tubuh – membuat badan hukum – hukum dan badan – badan kehakuman.

Wilson (1987)

Menurut Wilson (1987), menjelaskan bahwa Administrasi sebagai ilmu. Pemikiran tentang kepemimpinan resmi supremasi politik birokrasi yang timbul dari perbedaan antara fungsi politik dan administrasi, dan asumsi tentang superioritas fungsi – fungsi administrasi politik. Klasik slogan yang pernah ditawarkan ketika fungsi politik berakhir fungsi administrasi itu mulai, ketika akhir politik, administrasi – Wilson 1941.

John M. Pfiffer dan Robert V.

Menurut J.M. Pfiffer & Robert V., menjelaskan bahwa Administrasi negara adalah proses yang berkaitan dengan pelaksanaan kebijakan – kebijakan pemerintah, keterampilan bimbingan dan teknik – teknik yang tidak terbatas jumlahnya, memberikan arah dan tujuan untuk mencoba sejumlah orang.

Menurut Prof. Dr. Prajudi Atmosudirdjo

Menurut Prof. Dr. P. Atmosudirdjo, menjelaskan bahwa Administrasi Negara melakukan fungsi bantuan pemerintah berarti pemerintah (pejabat) tidak dapat memenuhi tugas – tugas tanpa administrasi Negara.

Ordway Tead (1953)

Menurut O. Tead (1953), menjelaskan bahwa administrasi adalah usaha yang luas mencakup segala bidang untuk memimpin, mengusahakan, mengatur kegiatan kerjasama manusia yang ditujukan pada tujuan-tujuan dan maksud-maksud tertentu.

CIRI-CIRI ADMINISTRASI

Inilah ciri-ciri dari administrasi, yakni sebagai berikut.
  1. Adanya kelompok manusia yang terdiri atas 2 orang atau lebih.
  2. Adanya kerja sama
  3. Adanya proses/usaha
  4. Adanya bimbingan, kepemimpinan, dan pengawasan
  5. Adanya tujuan

UNSUR-UNSUR ADMINISTRASI

Inilah unsur-unsur penting dalam menjalankan suatu administrasi, yakni sebagai berikut.
  1. Organisasi
  2. Kepegawaian
  3. Manajemen
  4. Komunikasi
  5. Keuangan
  6. Perbekalan
  7. Tata Usaha
  8. Hubungan Masyarakat

PRINSIP-PRINSIP ADMINISTRASI

Menurut Henry Fayol, ada beberapa prinsip yang harus ada dalam administrasi, yakni sebagai berikut.
  1. Division of labor (pembagian pekerjaan).
  2. Authority (kewenangan).
  3. Discipline (disiplin).
  4. Unity of command (kesatuan komando).
  5. Unity of direction (kesatuan dalam pengarahan).
  6. Subordination of individual interest to the common good (kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi).
  7. Remuneration (remunerasi).
  8. Centralization (sentralisasi).
  9. The hierarchy (hierarki).
  10. Order (tata tertib).
  11. Equity (keadilan).
  12. Stability of staff (stabilitas staf).
  13. Initiative (inisiatif).
  14. Esprite de corps (semangat korps).

FUNGSI ADMINISTRASI

Inilah fungsi-fungsi khusus dari administrasi, yakni sebagai berikut.
  1. Planning (Perencanaan), menyusun sebuah perencanaan dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan administrasi dan bisnis perusahaan.
  2. Organizing (Organisasi), kegiatan membangun kerja sama dengan anggota-anggota organisasi atau anggota dalam hubungan kerja untuk mewujudkan sebuah impian.
  3. Staffing (Karyawan), administrasi merupakan salah satu manajemen yang dapat digunakan dalam menilai dan memilah calon-calon karyawan atau tenaga kerja dalam perusahaan.
  4. Directing (Pengarahan), kegiatan mengarahkan, memberikan tugas, membimbing para pekerja atau karyawan supaya dapat melaksanakan tugas dengan baik dan bisa mencapai tujuan yang ditetapkan oleh perusahaan.
  5. Coordinating (Koordinasi), melakukan hal-hal positif yang menghindari terjadinya kekacauan dalam organisasi agar tetap mampu mencapai tujuan organisasi.
  6. Reporting (Laporan), melaporkan terkait kegiatan-kegiatan bisnis dan manajemen suatu perusahaan dalam rangka melakukan evaluasi terkait hal-hal yang harus dilakukan supaya tetap dapat berkembang dan mencapai tujuan yang diimpikan perusahaan.
  7. Budgeting, kegiatan  pengelolaan dan pengaturan terkait sistem dana perusahaan baik dari pemasukan maupun pengeluaran.

JENIS-JENIS ADMINISTRASI

Inilah beberapa jenis administrasi yang ada dalam tatanan masyarakat, yakni sebagai berikut.
  1. Administrasi publik
  2. Administrasi lingkungan hidup
  3. Administrasi negara
  4. Administrasi niaga
  5. Administrasi pembangunan
  6. Administrasi kependudukan
  7. Administrasi keuangan
  8. Administrasi pendidikan

MANFAAT ADMINISTRASI

Mendorong kemajuan bagi sebuah perusahaan atau organisasi, Mampu mengevaluasi terhadap kondisi kemajuan perusahaan, Sebagai cara dalam menghitung keuntungan penjualan perusahaan, Meminimalisir terjadinya kerugian bisnis perusahaan.

Posting Komentar untuk "Administrasi : Pengertian, Ciri, Fungsi, Prinsip, Jenis, Unsur dan Manfaatnya"