Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Inflasi dan Resesi Menurut Para Ahli

Perekonomian merupakan salah satu cabang kebutuhan atau keperluan dalam menopang kesejahteraan kehidupan kita di dunia ini, baik itu dalam berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Setiap apapun itu pasti ada ilmunya, ada tekniknya, ada metode/caranya dan ada solusinya ataupun alternatifnya. Begitu pula dengan perekonomian baik itu untuk diri kita sendiri, keluarga, bangsa dan negara. Terutama dalam perekonomian berbangsa dan bernegara, kita perlu telaten dalam mengolah dan mengelolanya. Termasuk pula dam menghadapi suatu inflasi ataupun resesi, akbiat atau dampak dari musibah ataupun berbagai hal yang datang menyerbu terhadap perekonomian bangsa dan negara.

Inflasi dan resesi selalu menjadi kendala yang disegani ataupun dijauhi, sebab bisa menjadi tolak ukur keberhasilan ataupun kebangkrutan perekonomian suatu negara. Sehingga, segala lini ekonomi bangsa dan negara harus benar-benar dikelola sebaik mungkin, untuk menghindari adanya inflasi dan resesi ekonomi. Tetapi, yang ditanyakan bukan begitu, apakah anda tahu pengertian atau definisi dari Inflasi dan Resesi itu sendiri?? kalau belum tahu, yuk simak penjelasan berikut ini.

PENGERTIAN INFLASI SECARA UMUM

Inflasi dalam ekonomi adalah sesuatu proses melonjaknya harga secara umum dan terus menerus (berlanjut/kontinu), berkenaan dengan mekanisme pasar yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti konsumsi swasta meningkat, kelebihan likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan karena kurangnya distribusi barang. Selain itu, inflasi juga bisa disebut proses penurunan nilai mata uang (kurs) terus menerus.

PENGERTIAN INFLASI MENURUT PARA AHLI

1. Nopirin (1987:25)

Menurut Nopirin (1987:25), menjelaskan bahwa inflasi adalah proses kenaikan harga-harga umum barang-barang secara terus menerus selama periode atau waktu tertentu.

2. A.P. Lahnerinflasi

Menurut A.P. Lahnerinflasi, menjelaskan bahwa inflasi adalah sesuatu keadaan atau kondisi yang di mana sudah terjadinya kelebihan dari suatu permintaan atas barang-barang di dalam suatu perekonomian secara menyeluruh.

3. Dwi Eko Waluyo

Menurut Dwi Eko Waluyo, menjelaskan bahwa inflasi adalah salah satu bentuk dari penyakit-penyakit ekonomi yang sering terjadi dan dialami hampir semua negara. Hal ini disebabkan oleh kecenderungan dari kenaikan suatu harga-harga pada umumnya dan terjadi secara terus menerus (kontinu).

4. Parkin dan Bade

Menurut Parkin dan Bade, menyebutkan bahwa inflasi adalah pergerakan ke arah tingkat atas dari tingkatan harga. Secara mendasar berkaitan dengan harga, hal ini bisa juga disebut dengan banyaknya mata uang untuk memperoleh barang tersebut.

5. Bambang dan Aristanti (2007)

Menurut Bambang dan Aristanti (2007), menjelaskan bahwa inflasi adalah suatu proses kenaikan harga-harga umum secara terus menerus. Kejadian inflasi ini akan mengakibatkan menurunnya daya beli masyarakat. Hal ini terjadi dikarenakan dalam inflasi akan terjadi penurunan tingkat pendapatan.

PENGERTIAN RESESI EKONOMI

menurut Wikipedia, menjelaskan bahwa Resesi atau kemerosotan ekonomi merupakan suatu kondisi ketika Produk Domestik Bruto (GDP) menurun atau ketika pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal atau lebih dalam satu tahun. Resesi dapat mengakibatkan penurunan secara simultan pada seluruh aktivitas ekonomi seperti lapangan kerja, investasi, dan keuntungan perusahaan. Resesi sering diasosiasikan dengan turunnya harga-harga (deflasi), atau, kebalikannya, meningkatnya harga-harga secara tajam (inflasi) dalam proses yang dikenal sebagai stagflasi. Resesi ekonomi yang berlangsung lama disebut depresi ekonomi. Penurunan drastis tingkat ekonomi (biasanya akibat depresi parah, atau akibat hiperinflasi) disebut kebangkrutan ekonomi (economy collapse). Kolumnis Sidney J. Harris membedakan istilah-istilah atas dengan cara ini: "sebuah resesi adalah ketika tetanggamu kehilangan pekerjaan; depresi adalah ketika kamu yang kehilangan pekerjaan."

Posting Komentar untuk "Pengertian Inflasi dan Resesi Menurut Para Ahli"

Berlangganan via Email