Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Konstitusi : Pengertian, Kedudukan, Fungsi dan Tujuan

Dalam sebuah negara, sudah barang tentu mempunyai konstitusi sendiri yang menjadi sebuah pedoman hukum bagi keberlangsungan bertata dan mengelola negara tersebut. Kata konstitusi sudah bukan menjadi kata asing lagi di telinga kita, bahkan hampir semua orang mengenal apa itu konstitusi.

Namun, apakah semua orang mengenal lebih dalam tentang konstitusi seperti pengertian, fungsi, kedudukan dan tujuannya. Apabila belum, yuk simak penjelasan lebih mendalam tentang konstitusi sebagai berikut.

PENGERTIAN KONSTITUSI

Konstitusi ini secara umu dapat diartikan sebagai suatu aturan dasar dan yang memuat ketentuan-ketentuan pokok dan menjadi sebuah sumber hukum. Konstitusi merupakan keseluruhan baik aturan tertulis maupun tidak tertulis cara mengikat pemerintah diadakan dalam suatu keadaan masyarakat negara. Untuk lebih jelasnya, inilah pengertian konstitusi menurut para ahli, yakni sebagai berikut.

LASALLE

Menurut Lasalle, menjelaskan bahwa konstitusi merupakan hubungan antara kekuatan yang terkandung dalam sekelompok orang yang memiliki posisi yang nyata dalam masyarakat, misalnya kepala angkatan bersenjata negara itu, partai politik dan lain sebagainya.

HERMAN HELLER

Menurut Herman Heller, menjelaskan bahwa konstitusi memiliki arti yang lebih luas dari peraturan. Konstitusi tidak hanya yuridis tetapi juga sosiologis dan politis.

K.C. WHEARE

Menurut K.C. Wheare, menjelaskan bahwa konstitusi adalah negara yang memiliki seluruh sistem ketatanegaraan yang merupakan kumpulan aturan yang membentuk / memerintah dalam suatu pemerintahan negara.

LJ VAN APELDOORN

Menurut LJ Van Apeldoorn, menjelaskan bahwa konstitusi adalah peraturan tertulis dan peraturan tidak tertulis.

CARL SCHMITT

Menurut Carl Schmitt, menjelaskan bahwa konstitusi terbagi menjadi empat pengertian, yakni konstitusi dalam arti absolut, konstitusi dalam arti relatif, konstitusi dalam arti positif dan konstitusi ideal.

KEDUDUKAN KONSTITUSI

Konstitusi dalam sebuah bangsa dan negara mempunyai kedudukan tersendiri yang berlaku pada semua elemen bangsa dan negara tersebut, yakni sebagai berikut.

  1. Hukum Dasar, hal ini disebabkan karena dalam konstitusi ada aturan pokok tentang penyelenggaraan negara.
  2. Hukum Tertinggi, hal ini disebabkan karena konstitusi mempunyai status lebih tinggi dikomparasikan peraturan-peraturan beda yang terdapat dalam ketatanegaraan. Jadi, aturan yang tingkatannya dibawah konstitusi, harus menyesuaikan dan tidak boleh berlawanan dengan konstitusi.

FUNGSI KONSTITUSI

  • Sebagai landasan penyelenggaraan negara menurut keterangan dari sebuah sistem ketatanegaraan tertentu yang dijunjung tinggi oleh seluruh warga negaranya.
  • Sebagai sebuah rangka dan dasar hukum suatu negara.
  • Membatasi dan mengendalikan dominasi penguasa, supaya kekuasaanya terhindar dari kesewenang-wenangan terhadap rakyat.

TUJUAN KONSTITUSI

  1. Melindungi hak asasi manusia
  2. membatasi kekuasaan supaya terhindar dari kesewenang-wenangan
  3. pedoman atau sumber hukum suatu negara
  4. menyesuaikan semua aturan yang tingkatannya dibawah konstitusi, supaya sesuai dengan konstitusi
  5. membingkai atau mewadahi keberlangsungan negara sesuai konstitusi, supaya tidak terjadinya kesewenang-wenangan dan huru-hara
Nilai-nilai yang terkandung dalam konstitusi yakni nilai semantik, nilai normatif dan nilai nominal. Sedangkan, untuk macam-macam konstitusi menurut CF. Strong adalah konstitusi tertulis dan konstitusi tidak tertulis. Secara teoritis konstitusi dibedakan menjadi kosntitusi sosial dan konstitusi politik. Sedangkan, untuk sifat konstitusi ini harus kaku dan fleksibel.

Posting Komentar untuk "Konstitusi : Pengertian, Kedudukan, Fungsi dan Tujuan"