Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Pengertian dan Macam-macam Sistem Indra

Menurut KBBI, arti kata 'indra' adalah alat untuk merasa, mencium bau, mendengar, melihat, meraba, dan merasakan sesuatu secara naluri (intuitif). Secara umumnya, alat indra adalah alat yang berguna untuk menerima respon dari lingkungan ataupun untuk mengetahui keadaan lingkungan. Dalam tubuh kita terdapat lima sistem indra (panca indra) yakni indra perasa, pendengaran, penciuman, penglihatan dan peraba. Untuk lebih jelasnya, sistem indra adalah sebagai berikut.

INDRA PERASA (PENGECAP)

Indra perasa ini berfungsi untuk merasakan berbagai varians rasa dalam makanan yang masuk ke dalam lidah kita. Lidah merupakan sekumpulan otot rangka pada bagian lantai mulut yang dapat membantu proses pencernaan makanan dengan mengunyah dan menelannya. Lidah ini merupakan indra pengecap yang mempunyai banyak struktur tunas pengecap. Pada lidah terdapat permukaan kasar karena ada tonjolan yang disebut papila. Sedangkan untuk mekanisme kerja indra perasa (pengecap) atau lidah ini yakni: makanan / larutan / zat berasa - masuk dalam mulut - papila lidah - saraf gustatori - medula oblongata - talamus - pusat rasa pada korteks serebrum. Nah itulah sistem indra pada indra perasa (pengecap).

INDRA PENCIUMAN (PEMBAU)

Indra penciuman atau indra pembau ini berupa kemoreseptor yang terdapat di permukaan dalam hidung, yakni pada lapisan lendir bagian atas. Reseptor pembau/pencium ini tidak bergerombol seperti tunas pengecap. Pada indra pembau terdapat epitelium pembau yang memiliki 20 juta sel-sel olfaktori yang khusus dengan akson-akson yang tegak sebagai sebuah serabut-serabut saraf pembau/pencium. Sedangkan untuk mekanisme sistem indra pembau ini adalah sebagai berikut: rangsangan bau - lubang hidung - epitelium olfaktori - mukosa olfaktori - saraf olfaktori - talamus - hipotalamus - otak daerah olfaktori (korteks serebrum).

INDRA PERABA

Indra peraba ini berfungsi untuk merasakan sesuatu yang kita raba atau sentuh. Kulit merupakan indra peraba yang terdapat pada makhluk hidup. Kulit mampu merespon rangsangan dari lingkungan seperti panas, dingin, tekanan, sentuhan, dan rasa nyeri. Turgor reseptor merupakan reseptor yang mampu menerima atau merespon kelima rangsangan (panas, dingin, tekanan, sentuhan dan rasa nyeri). Terdapat 7 macam turgor reseptor, yakni sebagai berikut.
1. Korpuskuli ruffini, sebagai saraf penerima panas.
2. Ujung saraf crausse, sebagai saraf penerima dingin.
3. Korpuskula paccini, sebagai saraf penerima tekanan kuat.
4. Korpuskula meisser, sebagai saraf penerima rasa nyeri.
5. Ujung saraf sekeliling rambut, sebagai saraf peraba.
6. Ujung saraf tanpa selaput, sebagai saraf penerima rasa nyeri.
7. Lempeng merkel, sebagai saraf penerima sentuhan dan tekanan ringan.

Sedangkan, untuk mekanisme indra peraba ini adalah: rangsangan - reseptor (ke-7 macam turgor reseptor) - neuron sensoris - saraf pusat - neuron motoris - efektor (otot). Pada saat itu pula impuls dari sumsum tulang belakang diteruskan ke otak.

INDRA PENDENGARAN

Indra pendengaran ini berfungsi untuk menerima suatu suara atau bunyi dari lingkungan, maupun dari diri kita sendiri. Indra pendengaran pada manusia adalah telinga. Reseptor telinga yang menerima rangsangan suara atau bunyi disebut fonoreseptor. Telinga terdiri dari 3 bagian, yakni bagian luar, tengah dan dalam. Telinga bagian luar terdiri dari daun telinga, lubang telinga, rambut, kelenjar minyak dan membran timpani (gendang telinga / selaput gendang). Telinga bagian tengah terdiri dari tulang-tulang pendengaran (osikula), tulang martil (maleus), tulang landasan (inkus) dan tulang sanggurdi (stapes). Sedangkan, untuk telinga bagian dalam terdiri dari rumah siput (koklea), organ korti, kanalis semisirkularis, sakulus dan utrikulus. Untuk mekanisme indra pendengaran adalah: rangsangan suara (dari sumber suara/bunyi) - daun telinga - saluran telinga - membran telinga - membran timpani - osikula - telinga dalam (tingkap oval) - koklea - sel-sel rambut - membran tektorial dan basiler - organ korti - sel saraf auditori - otak.

INDRA PENGLIHATAN

Indra penglihatan berfungsi untuk menerima rangsangan cahaya dari lingkungan ataupun untuk melihat. Indra penglihatan dalam manusia adalah mata. Terdapat bagian-bagian pada mata seperti lapisan luar, lapisan tengah, lapisan dalam, lensa, vitreous humor, aquaeous humor, fovea, bintik buta, dan sel-sel saraf mata. Dalam mata terdapat dua sel-sel saraf mata, yakni sel batang dan sel kerucut. Sedangkan, untuk mekanisme indra penglihatan adalah: rangsangan cahaya - aquaeous humor - pupil - lensa - vitreous humor - retina.

Nah, itulah sistem indra pada manusia. Semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Pengertian dan Macam-macam Sistem Indra"

Berlangganan via Email